ZAKAT DAN PERANANNYA DALAM MENYEJAHTERAKAN UMAT

By ahlulquran on January 15, 2021 in Uncategorized

  1. Pengertian Zakat

Secara etimologis zakat mempunyai beberapa arti, yaitu berkembang, berkah, dan kebaikan yang banyak. Zakat juga berarti tumbuh dan berkembang. Tumbuh dana berkembang ini dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sisi muzakki dan mustahiq.

  1. Sisi Muzakki : Allah Swt menjanjikan bagi siapa saja yang mau mengeluarkan sebagian hartanya dalam bentuk zakat, infaq, ataupun sedekah akan diberikan ganjaran yang berlipat, tidak hanya di akhirat, tetapi juga di dunia. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt. Dalam QS Al-Baqarah (2): 261 bahwa :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Rasulullah Saw. Bersabda, “Tidak akan berkurang harta karena bersedekah dan tidak akan di dzalimi seseorang dengan kedzaliman lalu ia bersabar atasnya, kecuali Allah akan menambah kemuliaan, dan tidaklah seorang hamba membuka jalan keluar untuk suatu permasalahan, kecuali Allah akan membebaskannya dari pintu kemiskinan atau semisalnya” (HR Tirmidzi).

  • Segi Mustahiq : dengan zakat yang diberiakn secara terprogram bagi mustahiq, akan dapat mengembangkan harta yang dimilikinya, bahkan akan mengubah kondisi seseorang yang asalnya mustahiq menjadi muzakki.

Selain itu secara etimologis zakat juga berarti membersihkan dan menyucikan, yang berarti pembersihan diri yang didapatkan setelah pelaksanaan kewajiban zakat. Seseorang dikatakan berhati suci dan mulia apabila dia tidak kikir dan tidak terlalu mencintai harta (untuk kepentingan dirinya sendiri).

Kata zakat mempunyai arti mensucikan dan membersihkan terdapat dalam firman Allah Swt. Pada QS At-Taubah (9): 103 :

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

103. Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Zakat mempunyai beberapa istilah, yaitu :

  1. Zakat

Istilah ini terdapat dalam QS Al-Baqarah ayat 43

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

43. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

  • Shadaqah

Istilah ini terdapat dalam QS At-Taubah ayat 104

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَأْخُذُ الصَّدَقَاتِ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

104. Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?

  • Haq

Istilah ini terdapat dalam QS Al-An’am ayat 41

بَلْ إِيَّاهُ تَدْعُونَ فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ إِنْ شَاءَ وَتَنْسَوْنَ مَا تُشْرِكُونَ

41. (Tidak), tetapi hanya Dialah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya, jika Dia menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan (dengan Allah).

  • Nafaqah

Istilah ini terdapat dalam QS At-Taubah ayat 34

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

34. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,

  • ‘Afwu

Istilah ini terdapat dalam QS Al-A’raaf ayat 199

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

199. Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.

Berdasarka definisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwasannya zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim serta badan usaha yang dimiliki oleh  seorang muslim yang mampu secara ekonomi (kaya) untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai ketentuan Al-Qur’an dan Hadits

#berkahzakat #laznasaql

Penyaluran Alat Kesehatan untuk Klinik Pesantren

By ahlulquran on January 15, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Kesehatan merupakan sesuatu yang penting & berharga. Apalagi di tengah situasi pandemi ini,  sehingga kita dituntut untuk bisa selalu menjaga kesehatan.

Alhamdulillah Laznas AQL melalui program Infaq Kesehatan telah  menyalurkan alat-alat kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar penting untuk klinik pesantren AQL Islamic School 2 Putra, Purwakarta. Alat-alat yang disalurkan diantaranya tandu lipat (dragbar), tabung oksigen, sterilisator, dll.

Tidak hanya di pesantres AQLIS 2 Putra, Laznas AQL juga menyalurkan beberapa alat kesehatan untuk Pesantren AQLIS 1 Putri yang berada di Jonggol, Jawa Barat

Melalui program ini, diharapkan agar seluruh siswa, guru hingga warga sekitar pesantren bisa menikmati layanan kesehatan sesuai standar medis yang ada.

“Bantuan alat kesehatan ini sangat sekali membantu kami dalam melayani siswa kami di AQL Islamic School ini” Ungkap Lizar Harahap selaku Kepala Sekolah AQLIS SMA Putra

Jazakumullah khairan kepada para donatur, semoga Allah SWT    melimpahkan keberkahan atas harta dan keluarganya.

.

C. Perhatian Islam Terhadap Penganggulangan Kemiskinan

By ahlulquran on January 12, 2021 in Uncategorized

Perhatian islam terhadap penanggulangan kemiskinan dan fakir miskin tidak dapat diperbandingkan dengan Agama Samawi dan aturan ciptaan manusia mana pun, baik dari segi pengarahan maupun dari segi pengaturan dan penerapan

Al-Qur’an berbicara tentang kemiskinan jauh berabad-abad silam sebagai bagian dari misi revolusi masyarakat Arab yang terjebak dalam jurang ketimpangan antara yang kaya dengan yang miskin. Kemiskinan dianggap sebagai petaka, sehingga bagi mereka yang berada dalam garis kemiskinan hanya dijadikan sebagai masyarakat yang marginal dan pantas dijadikan sebagai ‘budak’ belaka. Bahkan di antara mereka ada yang rela mengubur buah hatinya karena takut menjadi miskin.

Banyak ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang penanggulangan kemiskinan, diantaranya :

  1. Memberi makan orang miskin adalah realisasi iman

Hal ini terdapat dalam QS Al-Muddatsir (74): 42-44 bahwa:

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ, قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ, وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ

42. “Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”

43. Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat,

44. dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin,

Ayat ini menjelaskan bahwa salah satu penyebab orang masuk neraka adalah karena mereka enggan memberi makan orang miskin.

Memberi makan orang miskin meliputi juga memberi pakaian, perumahan, dan kebutuhan-kebutuhan pokoknya.

  • Orang yang tidak memberi makan orang miskin akan mendapatkan laknat Allah Swt

Hal ini terdapat dalam QS Al-Qalam (68): 19-24 bahwa:

فَطَافَ عَلَيْهَا طَائِفٌ مِنْ رَبِّكَ وَهُمْ نَائِمُونَ, فَأَصْبَحَتْ كَالصَّرِيمِ, فَتَنَادَوْا مُصْبِحِينَ, أَنِ اغْدُوا عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَارِمِينَ, فَانْطَلَقُوا وَهُمْ يَتَخَافَتُونَ, أَنْ لَا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُمْ مِسْكِينٌ

19. Lalu kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.

20. Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,

21. lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.

22. “Pergilah pagi-pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil.”

23. Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik.

24. “Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin masuk ke dalam kebunmu.”

Dalam ayat ini Allah menceritakan kasus pemilik-pemilik “kebun” yang menunggu malam datang untuk memetik hasil kebun mereka supaya orang-orang miskin, yang sering bertindas diluar batas pada saat panen, tidak memperoleh apa-apa, mereka akhirnya ditimpa laknat Allah.

  • Dorongan agar orang-orang miskin diperhatikan

Hal ini terdapat dalam QS Al-Fajr (89): 17-18 bahwa :

كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ, وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

17. Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,

18. Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin

Ayat-ayat diatas tidak hanya mengimbau agar orang-orang miskin diperhatikan dan diberi makan, dan Allah mengancam bila membiarkan terlunta-lunta, tetapi lebih dari itu, Allah memnjatuhkan hukuman kafir bagi orang orang yang tidak mengerjakan kewajiban itu serta pantas mereka menerima hukuman Allah di Akhirat.

  • Pada harta orang kaya terdapat hak orang miskin

Hal ini terdapat dalam QS Al-Israa’ (17): 26 bahwa :

وَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

Dan berbuat baiklah kepada orang-orang yang masih terkait hubungan kekerabatan denganmu, dan berilah ia haknya dalam bentuk kebaikan dan bakti dan berilah orang miskin yang tidak memiliki sesuatu yang mencukupinya dan menutupi kebutuhannya, musafir yang terasing dari keluarga dan kehabisan bekal harta. Dan janganlah engkau belanjakan hartamu dalam urusan selain ketaatan kepada Allah atau secara berlebihan dan boros.

Umat Islam mempunyai kewajiban untuk mengangkat harkat dan martabatnya kaum fakir miskin. Hal ini banyak peringatan yang disebutkan dalam Ayat Al-Qur’an Surat Al-Ma’un Ayat 1–3 yang artinya: “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.” Kefakiran lebih mendekati pada kekufuran, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”

Maka dari itu yuk sama-sama kita membantu saudara kita yang sangat membutuhkan aluran tangan dari para orang-orang yang dermawan. Dan in syaa Allah hal ini merupakan media penolong kita di akhirat kelak.

#berkahzakat #laznasaql

Cara Mengentaskan Kemiskinan Dan Menyejahterakan Umat Menurut Islam

By ahlulquran on January 7, 2021 in Uncategorized

Islam adalah agama yang sempurna. Islam mengatur seluruh aspek hidup dan kehidupan manusia. Islam juga menjelaskan serta memberikan solusi terhadap seluruh problematika kehidupan, baik dalam masalah akidah-akhlak, muamalah, rumah tangga, kepemimpinan, hingga mengentaskan masalah kemiskinan. Pembahasan kali ini adalah Cara Mengentaskan Kemiskinan Dan Menyejahterakan Umat Menurut Islam.

Islam berusaha mengatasi kemiskinan dan mencari jalan keluarnya serta mengawasi kemungkinan dampaknya. Tujuannya, untuk menyelamatkan ’akidah, akhlak, dan amal perbuatan, dan melindungi kestabilan dan ketentraman masyarakat, di samping untuk mewujudkan jiwa persaudaraan antara sesama kaum Muslimin. Karena itu, Islam menganjurkan agar setiap individu memperoleh taraf hidup yang layak di masyarakat.

Konsep islam dalam mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan umat, yaitu:

  1. Bekerja

Setiap orang muslim dituntut bekerja, baik sebagai pekerja maupun sebagai wirausaha. Bahkan mereka juga diperintahkan agar berkelana di muka bumi ini serta makan dari rezeki yang telah Allah berikan. Allah berfirman dalam Surah Al-Mulk Ayat 15 :

”Dia-lah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”

Adapun perintah bekerja terdapat juga dalam Hadits Nabi Saw. Di antaranya :

  1. Rasulullah Saw. Bersabda ketika memotivasi pedagang : ”Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama Para Nabi, Para Shidqin (orang-orang jujur), dan Syuhada (orang-orang yang mati syahid)” (HR. Tirmidzi dan Hakim)
  2. Rasulullah Saw. Bersabda : “Barang siapa yang tidur karena lelah mencari rezeki yang halal, maka ia tidur mendapat ampunan Allah” (HR. Ibnu Asakir).

Maka dari itu, setiap anggota masyarakat Islam harus bertanggung jawab serta selalu berusaha dalam mengatasi segala rintangan agar terwujud kesejahteraan hidup baik secara individual maupun untuk masyarakat.

#berkahzakat #laznasaql

KONSEP ISLAM TENTANG PENGENTASAN KEMISKINAN DAN MENYEJAHTERAKAN UMAT

By ahlulquran on January 5, 2021 in Uncategorized

  1. Pandangan islam tentang kemiskinan

Islam memandang kemiskinan itu bahaya yang sangat mengkhawatirkan bagi pribadi dan masyarakat, akidah dan keimanan, akhlak dan prilaku, pemikiran dan budaya, serta keluarga dan juga bangsa.

Penulis akan menjelaskan bahaya kemiskinan tersebut sebagai berikut :

  • Kemiskinan berbahaya bagi aqidah

Dalam Sebuah Hadits Rasulullah Saw Bersabda : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kefakiran, sedikit rezeki dan hinaan. Aku juga berlindung kepada Engkau dari didzalimi orang atau mendzalimi orang” ( HR. abu Dawud, An-Nasa’I, Ibnu majah, dan Hakim dari Abu Hurairah. Hadits ini ditunjukkan dalam Al-Jami’ Al-Shagir dengan tanda Hasan ).

  • Kemiskinan berbahaya bagi pikiran

Sesuai dengan Hadits Nabi Saw yang melarang seorang hakim memeriksa dan memutus perkara bila ia dalam keadaan marah. Rasulullah Saw bersabda : “Janganlah seorang hakim memutus hukum ketika marah”

  • Kemiskinan berbahaya bagi keluarga

Banyak kasus perceraian yang disebabkan oleh kemiskinan. Bahkan, ada orang tua yang tega membunuh anaknya dengan alas an kemiskinan (khawatir tidak mampu memberikan nafkah kepadanya). Hal ini dijelaskan dalam Q.S Al-Israa’ (17):31

Dan Rasulullah Saw. Pun bersabda : “Dari Abdullah, ia berkata : ’Aku bertanya kepada Rasulullah Saw. : ‘Dosa apakah yang paling besar menurut Allah?’ Beliau menjawab, ‘Kamu menjadikan tandingan bagi Allah (syirik), sedang DIA telah menciptakanmu.’ Aku katakan kepada beliau, bahwa yang demikian itu benar-benar dosa besar. Aku bertanya lagi: ‘setelah itu dosa apalagi? ‘ Beliau menjawab, ‘setelah itu kamu membunuh anakmu karena takut makan bersamamu’” (HR. Bukhari-Muslim).

  • Kemiskinan berbahaya bagi ketentraman masyarakat

Sesuai dengan Hadits Rasulullah Saw. Riwayat Abu Dzar : “Aku kagum dengan orang yang tidak mempunyai makanan pokok dirumahnya, mengapa ia tidak mendatangi orang-orang sambil melesatkan pedangnya.”

Berdasarkan hadits ini dapat diambil kesimpulan bahwa kemiskinan menyebabkan seseorang berbuat tindak pidana perampokan, pembegalan, pencurian, dan lain tersebut.

#berkahzakat #laznasaql

Zakat itu Wajib

By ahlulquran on May 13, 2020 in Artikel


Oleh Allah, manusia hanya dikaruniakan waktu yang sangat terbatas. Sehingga mau tidak mau, setiap manusia di tuntut harus cerdas dalam mengelola waktu yang dimilikinya tersebut. Hal ini juga berlaku dalam menjalankan berbagai ibadah yang telah Allah perintahkan. Sebelum mengerjakan berbagai ibadah yang hukum nya sunnah, maka terlebih dahulu ia harus memprioritaskan untuk mengerjakan ibadah yang sifatnya wajib.

Ada banyak ibadah wajib yang Allah perintahkan di dalam Alquran, salah satunya yaitu zakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa zakat itu wajib hukumnya. Ayat-ayat Alquran yang turun di Madinah sudah meyebutkan hal tersebut dalam bentuk perintah yang tegas dengan disertai instruksi pelaksanaannya yang begitu gamblang dan juga jelas.

Di dalam Alquran surat Al-Baqarah saja misalnya, terdapat sebuah pernyataan seperti ini: Dirikanlah oleh kalian shalat dan bayarlah zakat. Pernyataan yang makna nya sama dengan hal tersebut juga terdapat dalam beberapa ayat lainnya dengan berbagai bentuk ungkapan. Namun pada intinya semua ayat tersbut menegaskan pada hal yang sama, bahwa zakat itu wajib hukumnya bagi mereka yang beragama islam.

Surat dalam Alquran yang Memberikan Perhatian lebih Terhadap Perintah Berzakat

Salah satu surat dalam Alquran yang menumpahkan perhatian besar terhadap zakat adalah surat At-Taubah. Surat yang satu ini merupakan surat yang terakhir turun kepada Nabi Muhammad shalalhu ‘alai wasalam.

Di dalam ayat-ayat permulaan surat ini, Allah memerintahkan agar membunuh orang-orang musyrik yang melanggar perjanjian damai yang telah disepakati sebelumnya. Bukan tanpa alasan, sebab mereka pada dasar nya sudah diberi keleluasaan untuk bergerak. Selain itu, mereka juga sudah dipersilakan untuk bebas memilih apa yang mereka nilai baik selama masa damai empat bulan lamanya itu. Allah berfirman:

فَإِذَا ٱنسَلَخَ ٱلۡأَشۡهُرُ ٱلۡحُرُمُ فَٱقۡتُلُواْ ٱلۡمُشۡرِكِينَ حَيۡثُ وَجَدتُّمُوهُمۡ وَخُذُوهُمۡ وَٱحۡصُرُوهُمۡ وَٱقۡعُدُواْ لَهُمۡ كُلَّ مَرۡصَدٍ فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُاْ ٱلزَّكَوٰةَ فَخَلُّواْ سَبِيلَهُمۡ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.” (at-Taubah:5)

Jika melihat arti dari ayat tersebut, maka setidaknya ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar orang-orang musyrik itu tidak di bunuh dan bisa di beri kebebasan.

1.     Taubat dari Syirik

Taubat dari syirik ini harus dibuktian dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Bukan tanpa alasan, sebab pada dua kalimat syahadat ini terdapat bentuk peng-Esaan terhadap Allah dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak di sembah dan diibadahi selain Allah.

2.     Mendirikan Shalat Wajib

Ada beberapa alasan kenapa harus mendirikan shalat. Pertama, karena sholat ini merupakan salah satu rukun islam yang harus dikerjakan setiap harinya. Artinya mengerjakannya merupakan bentuk realisasi keimanan dari seorang hamba yang taat pada perintah Tuhannya.

Kedua, sholat juga merupakan kriteria pembeda antara seorang muslim dan orang-orang kafir. Dan yang ketiga, sholat merupakan rantai penghubung religius-spiritual-sosial antara sesama umat islam.

3.     Membayar Zakat

Nah salah satu hal lainnya yang ditekankan dalam surat Almaidah ayat 5 tersebut adalah terkait membayar zakat. Membayar zakat ini sebenarnya hanya diperintahkan bagi mereka yang memiliki kekayaan.

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar bisa membantu orang-orang yang membutuhkan serta agar tidak terjadi kesenjangan sosial sehingga kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. Zakat juga merupakan rantai penghubung antara material-sosial-politik dalam masyarakat islam.

BERBAGI PAKET SEMBAKO UNTUK Guru ngaji & Anak Yatim Tterdampak COVID-19

By ahlulquran on April 27, 2020 in Uncategorized

Berbagi Paket Sembako untuk masyarakat Terdampak COVID-19

Alhamdulillah Laznas AQL telah menyalurkan paket sembako kepada anak-anak yatim dan guru ngaji di rumah tahfidz apung dan nelayan.

Mari terus menebarkan kebaikan kepada sesama yang membutuhkan.

Layanan Donasi Terbaik
🏧 Transfer Bank Syariah Mandiri 7777 28000 1 an Yayasan Pusat Peradaban Islam atau melalui link https://bit.ly/BerbagiSembakoCovid19

👥 Ajak keluarga, teman dan sahabatmu untuk terus berbagi

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Konfirmasi Donasi: wa.me/6281291639497

Follow Us:
IG | FB | TWT | YT: @laznasaql
www.laznasaql.org

Berbagi Paket Sembako untuk Ojek Online terdampak COVID-19

By ahlulquran on April 26, 2020 in Uncategorized

Alhamdulillah Laznas AQL bersama AQL Peduli, telah menyalurkan 50 paket sembako kepada para pengemudi ojek online.

Mari terus menebarkan kebaikan kepada sesama yang membutuhkan.

Layanan Donasi Terbaik
🏧 Transfer Bank Syariah Mandiri 7777 28000 1 an Yayasan Pusat Peradaban Islam atau melalui link 
.
👥 Ajak keluarga, teman dan sahabatmu untuk terus berbagi
.
➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Konfirmasi Donasi wa.me/6281291639497
.
Follow Us:
IG | FB | TWT | YT: @laznasaql
www.laznasaql.org
.
#ZakatBisaDariRumah#InfaqBisaDariRumah#15HariKhatamQuran
#NoLockdownForZikr#NoDistanceFromAllah#LaznasAQL#AQLIslamicCenter

Berbagi Sembako untuk Jurnalis Muslim terdampak Covid 19

By ahlulquran on April 26, 2020 in Uncategorized

Satu persatu para jurnalis muslim sudah menerima tali kasih dari program “Berbagi Paket Sembako” yg disiapkan oleh AQL LAZNAS dan AQL Peduli

Bahagia mereka bahagia kita,
Semoga juga keberkahan Allah curahkan untuk keluarga Anda, para Muhsinin yg turut mendukung program ini.

Mari ikut berbagi dalam program ini, agar lebih banyak lagi saudara-saudara terdampak pandemi covid-19 yg bisa kita bantu.

Yuk, bantu sesama yang membutuhkan. Meski hanya #dirumahaja kamu tetap bisa menolong mereka

🏧 Transfer Bank Syariah Mandiri 7777 28000 1 an Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ajak keluarga, teman dan sahabatmu untuk terus berbagi

➖➖➖➖➖➖➖➖
📲 Sapa Kami: +6281291639497

Follow Us:
IG | FB | TWT | YT: @laznasaql
www.laznasaql.org

#stayhome#dirumahaja#covid19#socialdistancing#ZakatBisaDariRumah#InfaqBisaDariRumah#15HariKhatamQuran
#NoLockdownForZikr#NoDistanceFromAllah
#LaznasAQL#AQLIslamicCenter

Berbagi Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

By ahlulquran on April 26, 2020 in Uncategorized

Alhamdulillah, Laznas AQL bersinergi dengan DKM Nurul Iman, Pondok Bambu telah menyalurkan amanah sebanyak 300 paket berisikan sembako. Paket ini dibagikan untuk mereka keluarga dhuafa yang terdampak pandemi. Kami usahakan semaksimal mungkin agar #socialdistancing tetap bisa terlaksana, sehingga moment #berbagikebahagiaan ini kami salurkan dengan menyambangi rumah masing-masing warga.

Kita semua bisa bersinergi untuk #melawancorona dengan kebaikan yang mendatangkan kebahagiaan untuk mereka yang terdampak pada kondisi pandemi yang terus berlanjut.

Tetap #dirumahaja untuk membantu mereka yang membutuhkan.

🏧 Bank Syariah Mandiri 7777 28000 1 an Yayasan Pusat Peradaban Islam (Kode Bank 451)

📲 Konfirmasi Donasi: 6281291639497
.
Follow Us:
IG | FB | TWT | YT: @laznasaql
www.laznasaql.org
.
#stayhome#dirumahaja#covid19#socialdistancing#ZakatBisaDariRumah#InfaqBisaDariRumah#15HariKhatamQuran
#NoLockdownForZikr#NoDistanceFromAllah#LaznasAQL#AQLIslamicCenter