LAZNAS AQL BANGUN FASILITAS MCK UNTUK PESANTREN PENGHAFAL QUR’AN DI MOMEN KEMERDEKAAN

By azmi laznasaql on September 4, 2022 in Berita

Purwakarta, Jawa Barat – Fasilitas air bersih serta tempat untuk mandi cuci kakus adalah sebuah fasilitas pokok yang harus terpenuhi bagi setiap manusia. Karena sebagaimana lazimnya kehidupan manusia tentu saja membutuhkan air dan MCK untuk bersih-bersih seperti mandi, buang air kecil dan besar juga untuk berwudhu. Apalagi kebutuhan ini adalah untuk para penghafal Qur’an serta seluruh civitas akademik yang kesehariannya memang berinteraksi dengan Al-Qur’an. Sehingga memerlukan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan yang ada.

                Rabu (17/08) alhamdulillah Laznas AQL telah menyampaikan amanah dari para muhsinin yang telah berkontribusi dalam program Mata Air Kehidupan dengan membangun 4 pintu MCK untuk pesantren penghafal Al-Qur’an di AQLIS Purwakarta.

                Pembangunan fasilitas MCK yang bertepatan dengan momen kemerdekaan ini, diharapkan dapat menjadi sarana yang bermanfaat untuk seluruh civitas akademik di AQLIS Purwakarta. Juga dapat menambah semangat baru dalam menjalani aktifitas keseharian di lingkup pesantren. Sehingga seluruh kegiatan yang bernapaskan ruh qur’an ini dapat berjalan dengan lancar.

                Keberhasilan projek pembangunan MCK ini tentu tidak lepas dari peran serta para muzakki yang telah mempercayakan untuk menitipkan sebagian harta terbaiknya melalui Laznas AQL. Ucapan doa dan terimakasih tak lupa kami sampaikan agar keberkahan terus bertambah.

LAZNAS AQL SALURKAN BERAS 500 KG UNTUK PESANTREN PENGHAFAL QUR’AN DALAM RANGKA HUT RI KE 77 TAHUN

By azmi laznasaql on September 4, 2022 in Berita

Purwakarta, Jawa Barat – Dalam rangka menyambut HUT RI yang ke 77 tahun, AQL Islamic Center menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan di pesantren AQLIS Purwakarta. Sejalan dengan hal tersebut, Laznas AQL turut berbagi dalam momen kemerdekaan.

Rabu (17/08) bersamaan dengan momen ini, Laznas AQL menyampaikan amanah dari para muhsinin untuk menyalurkan beras sebanyak 500 kg untuk para penghafal qur’an dan pejuang dakwah yang berada di AQLIS Purwakarta.

“Saya perwakilan dari AQLIS 2 Purwakarta mengucapkan jazakumullah khayran kepada para donatur yang telah memberikan beras kepada santri penghafal Al-Qur’an. Semoga rezeki Ibu dan Bapak semua para donatur selalu diberkahi dan segala urusannya dipermudah oleh Allah SWT.” Ucap salah satu perwakilan AQLIS 2 Purwakarta.

Alhamdulillah dengan hadirnya bantuan ini, para santri dan pejuang dakwah tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari.  Yuk, Sahabat! Jadi bagian dari projek kebaikan ini dalam program Berbagi Beras agar lebih banyak lagi beras yang dapat kita salurkan untuk para penghafal Qur’an dan kelak bagi kita yang turut berperan mendapatkan syafa’at dari para penghafal Qur’an kelak di akhirat.

LAZNAS AQL BERIKAN HADIAH UNTUK ANAK ASUH DALAM WISUDA TAHFIZH KMI GADOG

By azmi laznasaql on September 4, 2022 in Berita

Gadog, Jawa Barat – Pesantren KMI Gadog yang berisikan para penghafal qur’an dari kalangan yatim dan dhuafa ini menyelenggarakan acara Wisuda Tahfidz ke IV. Acara yang digelar setahun sekali ini sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh santri penghafal qur’an yang telah menyelesaikan target hafalan tahunannya. Pesantren yang juga menjadi salah satu binaan AQL ini, terdapat anak-anak asuh dari Laznas AQL.

Ahad, (07/08) dalam acara tersebut Laznas AQL memberikan bingkisan hadiah kepada anak-anak asuh yang berisikan Al-Qur’an, hijab, sajadah, mukena, dan sarung untuk menambah semangat mereka dalam menghafalkan Al-Qur’an.

Wisuda tahfizh ini diikuti oleh 66 santri dan santriwati penghafal Al-Qur’an. Adapun rentang hafalan para penghafal qur’an yang diwisuda yaitu dimulai dari mereka yang sudah menyelesaikan target hafalan sebanyak 5 juz hingga 30 juz. Tentu saja harapan ke depannya lebih banyak lagi santri dan santriwati yang dapat menyelesaikan hafalannya hingga 30 Juz agar semakin banyak generasi penghafal qur’an yang gemilang.

Pemberian hadiah kepada anak-anak asuh ini merupakan sebagai wujud penghargaan kepada mereka yang telah istiqomah dalam mencapai cita-cita mulianya. Program yang menjadi unggulan dalam mencetak generasi qur’ani ini, telah berjalan dari tahun 2012.

Laznas AQL berharap melalui program ini, bisa mewujudkan lebih banyak para penghafal qur’an yang bisa kita bahagiakan. Dengan menjadi orangtua asuh bagi mereka dan membantu mendukung pendidikan mereka hingga selesai. Tak melupakan Orangtua Asuh yang telah bergabung, kami berharap dari banyaknya para penghafal qur’an yang telah berhasil, bisa memberikan syafaat yang sama untuk para orangtua asuhnya.

Program yang mengusung tema “Satu Keluarga Satu Penghafal Qur’an” ini juga berharap setiap keluarga mempunyai peluang yang sama dalam menciptakan 1 penghafal qur’an untuk 1 keluarga. Kita bisa melengkapi kebahagiaannya dengan menjadi orangtua asuh untuk mereka.

KHITANAN MASSAL DAN BERBAGI BINGKISAN YATIM

By azmi laznasaql on September 4, 2022 in Berita

Jonggol, Jawa Barat – Dalam rangka menyambut milad AQL yang ke 14 tahun Laznas AQL berkolaborasi bersama AQL Peduli menyemarakkan acara Khitanan Massal di beberapa tempat disertai dengan Berbagi Bingkisan Yatim. Acara ini diikuti Oleh seluruh anak-anak yatim dan dhuafa.

                Ahad (24/07) Dalam kesempatan tersebut Laznas AQL berkontribusi   menyampaikan amanah dari para muhsinin yang telah bergabung dalam program Ceria Bersama Yatim yakni membagikan bingkisan hadiah bagi anak-anak yatim.  Pada momen spesial ini, Laznas AQL menyerahkan sebanyak 50 paket bingkisan yang berisikan makanan-makanan ringan, celana batok dan uang tunai kepada anak-anak yatim yang telah di khitan sebagai apresiasi.

Selain sebagai bentuk apresiasi, bingkisan yang telah diterima anak-anak yatim ini juga tentunya sebagai bentuk hiburan karena mereka telah memberanikan dirinya untuk di khitan. Dengan hadirnya bingkisan ini, alhamdulillah dapat sedikit menghibur dan menciptakan keceriaan di wajah mereka.

Penyaluran bantuan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Milad AQL yang ke-14. Tim penyaluran dan media Laznas AQL mendatangi langsung tempat acara untuk  menyampaikan amanah kepada anak-anak yatim. Untuk melengkapi keberkahannya, acara dilakukan           bertepatan dengan awal Muharram.

LAZNAS AQL SALURKAN ZAKAT PRODUKTIF UNTUK KOPERASI PESANTREN AQL KMI GADOG

By azmi laznasaql on August 27, 2022 in Berita

Gadog, Jawa Barat – Laznas AQL kembali menyalurkan amanah zakat produktif di Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an KMI AQL Gadog. Pondok pesantren ini merupakan salah satu pondok pesantren binaan AQL yang bertempat di Gadog, Bogor, Jawa Barat. Pondok pesantren ini berisi para penghafal qur’an baik laki-laki maupun perempuan dari jenjang SD hingga SMA, dan di antaranya terdapat para penghafal qur’an yatim dan dhu’afa.

                Ahad (07/08) Laznas AQL menyalurkan amanah zakat dalam bentuk koperasi pesantren sebagai pemberdayaan zakat. Melalui programnya yang mengusung tagline Berkah Zakat ini, Laznas AQL telah meresmikan koperasi pesantren penghafal qur’an KMI AQL Gadog yang bertepatan dengan diselenggarakannya Wisuda Tahfidz. Koperasi yang dulunya berbentuk kantin santri ini dimanfaatkan sebagai tempat para santri membeli kebutuhan harian seperti sabun, pasta gigi, buku tulis hingga jajanan.

                Karena kebutuhan santri yang terus berkembang dan beragam hingga pada akhirnya jumlah modal juga diperlukan untuk pengembangan koperasi pesantren ini. Sehingga Laznas AQL dapat menyalurkan amanah zakat dengan lebih produktif.

                Program pemberdayaan zakat ini tentu saja memiliki tujuan dan harapan khusus. Yakni dengan hadirnya koperasi ini, berharap dapat meningkatkan perputaran ekonomi pesantren itu sendiri. Sehingga proses muamalah yang terjadi di koperasi ini dapat menciptakan kemandirian dari sisi finansial pesantren serta melatih para santrinya untuk dapat berdagang sebagaimana Rasulullah bermuamalah dahulu melalui jalur perdagangan.                             

                “Kami pimpinan KMI AQL Gadog sangat berterimakasih dengan AQL Laznas yang memiliki program yang sangat luar biasa sekali yaitu pembinaan koperasi pesantren. Ini sangat luar biasa karena pesantren kami membutuhkan dana untuk pengembangan usaha ini. Bahkan bukan hanya koperasi tapi juga kantin untuk kebutuhan sehari-hari masak di dapur. AQL Laznas siap untuk membantu, maka oleh sebab itu kami sangat berterimakasih sekali dan mendukung dan yakin program ini akan berjalan dengan baik, sukses dan tambah berjaya. Semoga AQL Laznas selalu bersemangat dan memiliki inovasi-inovasi kegiatan yang sangat luar biasa.” Ucap Ustadz Yanyan selaku pimpinan pondok pesantren.

                Tentu saja program pemberdayaan zakat ini tidak akan berjalan lancar tanpa peran serta dari para muzzaki yang telah istiqomah berzakat di Laznas AQL.

                Jazakumullah khayran katsiran kepada seluruh muzzaki karena telah mempercayakan hartanya untuk diamanahkan melalui Laznas AQL. Semoga menjadi pembersih harta dan dosa serta ketenangan jiwa. Juga semoga program kami dapat terus memberikan manfaat lebih banyak lagi untuk ummat.

Pahala Sedekah Air menurut Rasulullah

By azmi laznasaql on August 19, 2022 in Artikel

Dalam hadis dinyatakan bahwa sedekah air menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan pengampunan Allah SWT mendapatkan surga.

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Kali tertentu ada seorang laki-laki yang berjalan. Di tengah perjalanan ia kehausan, ia menemukan sebuah sumur maka ia pun turun ke dalamnya dan meminumnya. Kemudian ia keluar, tiba-tiba ada seekor anjing yang menjilat-jilat tanah karena kehausan, lantas orang itu berkata: ‘Anjing ini benar-benar kehausan sebagaimana diriku.’ Kemudian ia turun lagi dan mengisi sepatunya dengan air sampai penuh, kemudian ia menggigit sepatunya dan naik ke atas lalu ia memberinya minum. Allah memuji perbuatan orang itu karena menolong anjing dan Allah mengampuni dosanya.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah menolong binatang juga memperoleh pahala?” Beliau menjawab: “Menolong setiap makhluk yang mempunyai limpa itu mendapatkan pahala.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam suatu kesempatan, Saad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud).

Air sangat penting bagi kehidupan manusia, namun ada saja saatnya beberapa dari kita memiliki keterbatasan dalam mengakses air. Membantu orang dalam meningkatkan akses kepada air, menolong orang itu termasuk sedekah. Dikatakan bahwa membantu orang yang sangat membutuhkan bantuan itu termasuk sedekah.

Dari Abu Musa ra. dari Nabi SAW beliau bersabda: “Setiap orang Islam itu wajib bersedekah.” Salah seorang sahabat bertanya: “Bagaimana jika ia tidak mempunyai apa-apa ?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia berbuat dengan kedua tangannya, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan bagi dirinya dan dapat pula untuk di sedekahkan!” Ia bertanya: “Bagaimana seandainya ia tidak mampu untuk berbuat seperti itu?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia membantu orang yang sangat membutuhkan bantuannya!” Ia bertanya Iagi: “Bagaimana seandainya ia tidak mampu memberi bantuan?” Beliau menjawab: “Hendaknya ia menyuruh orang untuk berbuat baik!” Ia bertanya lagi: “Bagaimana seandainya ia juga tidak mampu untuk berbuat seperti itu?” Beliau menjawab: “Hendaklah ia mencegah dirinya dari perbuatan keji, karena mencegah dirinya dari perbuatan keji termasuk sedekah!” (HR. Muslim).

Sedekah air, sangat dianjurkan pula oleh Rasulullah SAW  yang pahalanya diniatkan untuk kedua orang tua kita yang telah meninggal.

Dari Anas : Sesungguhnya Sa’id Ubadah datang kepada Nabi SAW, lalu ia berkata : Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, tetapi beliau tidak memberikan wasiat. Apakah bermanfaat bagi dirinya kalau aku mengeluarkan sedekah atas namanya? Nabi bersabda : “ Ya. Dan hendaklah engkau memberikan sedekah dengan air .” ( HR Thabrani)

Diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dari Sa’id bin Ubadah sendiri : Ia berkata : Wahai Rasulullah , ibuku telah meninggal, maka sedekah apakah yang lebih baik? Sabdanya : “ Air.” Lalu dia menggali sebuah telaga dan katanya : “ Telaga ini adalah untuk Ibu Sa’id .” ( HR Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban )

Selama air itu dimanfaatkan oleh makhlukNya, maka selama itu pula pahala akan mengalir untuknya hingga hari kiamat. Hal ini selaras dengan hadits berikut.

Dari Jabir ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seorang muslim yang menanam tanaman, kemudian ia makan dari hasil tanaman itu termasuk sedekah baginya, juga bila hasil tanaman itu dicuri atau diambil orang, maka ia termasuk sedekah baginya.” (HR. Muslim) Dalam riwayat lain disebutkan: “Seorang muslim yang menanam tanaman atau menabur benih kemudian hasil tanamannya itu dimakan oleh manusia, binatang, maupun sesuatu yang lain, maka semua itu merupakan sedekah baginya sampai hari kiamat.”

DISTRIBUSI KARPET MASJID UNTUK MASJID PONPES MADINATUNNAJAH CILIMUS, JAWA BARAT

By azmi laznasaql on July 27, 2022 in Berita

     

Cilimus, Jawa Barat – Ada sebuah masjid yang dibangun cukup besar hingga 3 lantai berada di tengah-tengah pondok pesantren Madinatunnajah di wilayah Cilimus Kuningan Jawa Barat. Masjid tersebut sedang  membutuhkan karpet masjid yang cukup banyak untuk memenuhi seluruh ruang sholat bagi warga pesantren, guru-guru, serta jama’ah lainnya.

Kamis (7/07) Alhamdulillah Laznas AQL turut berkontribusi menyampaikan amanah dari para muhsinin yang telah bergabung dalam program Berbagi Perlengkapan Ibadah. Sebanyak 5 gulung karpet masjid dengan ukuran 16m x 120cm telah diserahkan. Tentu saja kebutuhan karpet ini masih jauh dari kebutuhan seluruhnya, karena belum semua ruang salat tertutup karpet.

Penyaluran bantuan ini dilakukan karena melihat kebutuhan akan karpet masjid masih sangat diperlukan bagi masjid Madinnatunnajah. Jamaah yang awalnya salat tanpa karpet masjid, kini alhamdulillah sebagiannya telah terisi oleh karpet masjid baru yang lebih nyaman, sehingga jamaah juga dapat melakukan ibadah dengan lebih khusyu’.

Tim penyaluran bersama tim media Laznas AQL langsung mendatangi lokasi pondok   pesantren dan secara langsung diterima oleh pihak pengurus pondok pesantren Bapak Ajat Sudrajat.

   “Alhamdulillahirobbil ‘alamin, kami telah menerima bantuan perlengkapan alat ibadah, yaitu berupa karpet untuk di masjid kami. Dan kami ucapkan banyak terimakasih kepada AQL Laznas yang sudah memberikan. Semoga para donatur diberikan kesehatan, kemudahan dari segala urusannya fii dinni wa dunia wal akhiroh. Sekali lagi kami  ucapkan jazakumullah khayr atas semuanya semoga bermanfaat dan juga bisa dipakai oleh kita semuanya sehingga santri guru maupun, jama’ah semuanya semangat untuk ibadah. ” sambut Bapak Ajat Sudrajat selaku pengurus masjid.

6 Amalan Utama Di bulan Dzhulhijjah

By azmi laznasaql on July 9, 2022 in Uncategorized

Bulan ini merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dan masuk asyhurul hurum atau bulan yang diharamkan untuk berbuat maksiat, kerusakan maupun pembunuhan.

Diriwayatkan Imam Ahmad bahwa Nabi Muhammad SAW berkhotbah dalam haji wadanya. Nabi Saw kemudian bersabda:
“Ingatlah, sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya sejak hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun terdiri atas dua belas bulan, empat bulan di antaranya adalah bulan-bulan haram (suci); tiga di antaranya berturut-turut, yaitu Zul Q dah, Zul Hijjah, dan Muharram; yang lainnya ialah Rajab Mudar, yang terletak di antara bulan Jumada (Jumadil Akhir) dan Sya’ban”.

Ibnu Qatadah mengatakan melakukan perbuatan aniaya dalam bulan-bulan Haram, maka dosa dan sanksinya jauh lebih besar daripada melakukan perbuatan aniaya dalam bulan-bulan yang lain, sekalipun pada prinsipnya perbuatan aniaya itu —kapan saja dilakukan— dosanya tetap besar. Tetapi Allah lebih memperbesar urusan-Nya sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya.

Berikut enam amalan utama di awal Bulan Dzulhijjah

  1. Memperbanyak Amal Sholeh

    Memasuki awal Bulan Dzulhijjah, Muslim dianjurkan memperbanyak amal sholeh seperti bersedekah, infak, dan kebaikan lainnya terutama pada 10 hari awal bulan.

  2. Membaca Tasbih, tahmid, tahlil dan tasbih

    Dari Ibnu ‘Abbas radliya Allahu ‘anhuma ia berkata: Bersabda Rosulullah sholla Allahu ‘alaihi wa sallam: Diantara hari-hari tidak ada hari yang lebih agung menurut Allah dan tidak ada hari yang paling di cintai Allah dari pada hari sepuluh (sepuluh hari awal dzulhijjah), maka pada hari itu perbanyaklah membaca tasbih, tahmid, tahlil dan takbir. HR. Ath-Thobaroni.
  1. Puasa di awal bulan hingga hari Arofah

    Muslim dianjurkan untuk puasa sunah sejak hari pertama hingga hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Jika tidak bisa, dianjurkan puasa di hari ke-8 dan 9.
    Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dengan setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.
    Para ulama menerangkan maksud puasa di awal bulan Dzulhijjah yakni berpuasa pada hari delapan bersama puasa hari Arafah.

  2. Menunaikan Ibadah Haji Menunaikan haji ke Baitullah merupakan keinginan tiap Muslim terutama yang mampu secara ekonomi maupun fisik.

    Artinya: (Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan Haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

  3. Menunaikan ibadah haji dengan ikhlas pahalanya sangat besar dan berhak menyandang haji mabrur.

    Dari Abu Hurairah radliallahu anhu berkata; Ditanyakan kepada Nabi Shallallahualaihiwasallam: “Amal apakah yang paling utama?”. Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan rasulNya”. Kemudian ditanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: “Al Jihad fii sabiilillah”. Kemudian ditanya lagi: “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab: “Hajji mabrur”. (HR. Bukhari) [ No. 1519 Fathul Bari] Shahih
  1. Shalat Idul Adha

    Imam Bukhori menyebutkan dalam Kitab Shohihnya dari Ibnu Abbas bahwa hari-hari yang ditentukan adalah sepuluh hari Dzulhijjah. Dalam hadits shohih disebutkan:
    Dari Jabir bin Abdullah Rosulullah bersabda: “Hari yang paling utama di dunia adalah hari sepuluh Dzulhijjah”. (Shohihul Jami’)

    Ulama berpendapat bahwa sebab utama yang nampak jelas dari keutamaan hari-hari ini adalah bahwa, pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah adalah berkumpulnya semua induk ibadah pada satu waktu, yaitu: Ibadah Sholat, Ibadah Puasa, sedekah dan Ibadah Haji. (Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani dalam kitab Fathul Bari Jil 2/534).
  1. Berkurban

    Amalan utama lainnya yang perlu dilakukan tiap Muslim yakni berkurban dengan menyembelih hewan ternak selepas shalat Idul Adha hingga hari tasyrik.
    Rasulullah SAW bersabda: Dari Al Barraradliallahu anhu dia berkata; Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya yang pertama kali kita lakukan pada hari ini (iedul adha) adalah mengerjakan shalat kemudian pulang dan menyembelih binatang kurban, barangsiapa melakukan hal itu, maka dia telah bertindak sesuai dengan sunnah kita, dan barangsiapa menyembelih biantang kurban sebelum (shalat ied), maka sesembelihannya itu hanya berupa daging yang ia berikan kepada keluarganya, tidak ada hubungannya dengan ibadah kurban sedikitpun.” Lalu Abu Burdah bin Niyar berdiri seraya berkata; “Sesungguhnya aku masih memiliki jadah (anak kambing yang berusia dua tahun), maka beliau bersabda: “Sembelihlah, namun hal itu tidak untuk orang lain setelahmu.” Muttharif berkata; dari Amir dari Al Barra, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menyembelih (hewan kurban) setelah shalat (ied) maka ibadah kurbannya telah sempurna dan dia telah melaksanakan sunnah kaum Muslimin dengan tepat.” (HR. Bukhari) [No. 5545 Fathul Bari] Shahih.

    Wallahu A’lam Bishowab.

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

By azmi laznasaql on July 2, 2022 in Artikel

Umat Islam kembali kedatangan Bulan Dzulhijjah, salah satu dari empat bulan mulia dalam kalender Hijriah. Di antara keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah adalah mulianya beramal pada hari-hari tersebut. Bahkan keutamaan hari tersebut hanya bisa dikalahkan dengan jihad. Sedangkan keutamaan lainnya telah disebutkan di dalam Al Qur’an dalam beberapa ayat.

Berikut keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah berdasarkan dalil Al-Qur’an :

Allah Ta’ala telah bersumpah dengan hari tersebut secara umum dan sebagiannya secara khusus.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ (2)

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh”. (QS. Al Fajr: 1-2). Yang dimaksud dengan fajar di sini adalah waktu fajar itu sendiri. Ada yang memaksudkan pula terbitnya fajar atau masuknya waktu shalat Shubuh. Ada yang memaksudkan bahwa fajr adalah waktu siang secara keseluruhan. Ada khilaf di kalangan ulama ahli tafsir dalam tafsiran tersebut. Ada pula yang memahami bahwa maksud fajar adalah fajar tertentu. Ada yang mengatakan maksudnya adalah fajar dari sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Yang lain berpendapat bahwa maksudnya adalah fajar pada hari Nahr (Idul Adha). Dari semua pendapat ini menunjukkan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah masuk dalam tafsiran kata ‘fajr’ yang Allah bersumpah dengannya.

Sedangkan yang dimaksud ‘malam yang sepuluh’ adalah sepuluh Dzulhijjah. Inilah yang dipegang adalah mayoritas ulama salaf ahli tafsir dan selain mereka. Dan pendapat ini shahih pula dari Ibnu ‘Abbas.

Sepuluh hari awal Dzulhijjah adalah penutup asyhurum ma’lumaat (bulan yang dimaklumi) yaitu bulan dilaksanakan haji.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ

“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi”(QS. Al Baqarah: 197). Asyhurum ma’lumaat di sini adalah Syawwal, Dzulqo’dah, 10 hari Dzulhijjah. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, anaknya ‘Abdullah, ‘Ali, Ibnu Mas’ud, Ibnu ‘Abbas, Ibnu Zubair dan selainnya. Demikian pendapat kebanyakan tabi’in. Juga hal ini menjadi pendapat madzhab Syafi’i, Ahmad, Abu Hanifah, Abu Yusuf, Abu Tsaur dan selainnya. Akan tetapi Imam Syafi’i dan lainnya mengeluarkan hari Idul Adha dari maksud tersebut, sedangkan ulama lain tetap memasukkannya karena Idul Adha adalah hari haji akbar dan banyak ritual haji dimasukkan pada hari tersebut.

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah ayyam ma’lumaat (hari-hari yang dimaklumi) yang disyari’atkan dzikir atas rizki hewan ternak sembelihan yang dianugerahkan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ (27) لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ (28)

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” (QS. Al Hajj: 27-28).

Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa hari-hari yang dimaklumi (ayyam ma’lumaat) adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Demikian pendapat Ibnu ‘Umar, Ibnu ‘Abbas, Al Hasan Al Bashri, ‘Atho’, Mujahid, ‘Ikrimah, Qotadah, An Nakho’i, Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i, dan pendapat yang masyhur dari Imam Ahmad.

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah termasuk 40 hari yang Allah janjikan pada Musa ‘alaihis salam.

Allah Ta’ala berfirman,

وَوَاعَدْنَا مُوسَى ثَلَاثِينَ لَيْلَةً وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيقَاتُ رَبِّهِ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Dan telah Kami janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Rabbnya empat puluh malam.” (QS. Al A’rof: 142)

Semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk mengisi awal-awal Dzulhijjah ini dengan amalan sholih semisal puasa, dzikir, sedekah dan amalan lainnya

Untuk Sedekah bisa melalui Laznas AQL melalui link berikut

ZAKAT SEMPURNAKAN KEISLAMAN

By azmi laznasaql on July 2, 2022 in Uncategorized

Zakat adalah penyempurna keislaman seorang hamba, dan zakat merupakan bagian dari rukun Islam yang lima. Apabila seseorang melakukannya, maka keislamannya akan menjadi sempurna. Hal ini tidak diragukan lagi merupakan suatu tujuan/hikmah yang amat agung dan setiap muslim pasti selalu berusaha agar keislamannya menjadi sempurna.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; menegakkan shalat; menunaikan zakat; menunaikan haji; dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari & Muslim)

Maka apabila tidak dilaksanakan salah satu darinya termasuk zakat, artinya keislamanan seseorang itu belumlah lengkap atau sempurna. Tidak dapat dikatakan ia berislam dengan sempurna apabila ia hanya melakukan shalat saja, atau membaca syahadat saja sementara amalan-amalan ibadah lainnya tidak dilakukan.

Nabi Muhammad shallallahu‘alaihi wa sallam ketika memerintahkan pada Mu’adz yang ingin berdakwah ke Yaman, “Jika mereka telah mentaati engkau (untuk mentauhidkan Allah dan menunaikan shalat), maka ajarilah mereka sedekah (zakat) yang diwajibkan atas mereka di mana zakat tersebut diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan kemudian disebar kembali oleh orang miskin di antara mereka.” (HR. Bukhari & Muslim).

Jadikan iman Islam kita semakin sempurna dengan tunaikan zakat di awal bulan.