MASIH BANYAK ANAK YANG BELUM BISA BERSEKOLAH? KENAPA?

By ahlulquran on January 22, 2023 in Artikel

      Dilansir dari detik.com bahwa sebanyak 60 juta   bersekolah, ini alasannya. UNESCO pada 2019 lalu melansir data dari sebanyak 787 juta anak usia sekolah dasar di dunia, 8 persen tidak bersekolah. Artinya hampir 60 juta anak tidak memiliki kesempatan untuk membaca dan menulis.

      Pendidikan merupakan unsur terpenting dari tumbuh kembang anak-anak. Di Indonesia sendiri, anak-anak sudah mulai masuk sekolah saat berusaha 5 tahun bahkan ada yang lebih diri dari itu lewat program PAUD alias Pendidikan Anak Usia Dini.

      Namun yang jadi kendala, hingga kini masih banyak anak-anak Indonesia yang tidak dapat mengakses pendidikan dengan maksimal. Alasannya klasik, mulai dari fasilitas sekolah yang tidak memadai, ketersediaan guru, hingga biaya sekolah mahal dan orangtua tidak mampu untuk memenuhinya.

Seberapa Mahal Biaya Pendidikan di Indonesia?

      Menurut survey HSBC yang dilakukan tahun 2018 silam, Indonesia masuk dalam daftar 15 negara dengan biaya pendidikan termahal di dunia. Rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan dana hingga USD 18.422 untuk membiayai pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

      Namun uniknya, Indonesia justru masuk dalam daftar negara paling rendah untuk biaya pendidikan di kawasan Asia Tenggara. Biaya pendidikan tertinggi di Asia Tenggara ditempati oleh Singapura yang menghabiskan biaya USD 70.939 , dilanjut dengan Malaysia dengan dana pendidikan USD 24.862.

      Keunikan lainnya, biaya pendidikan di Indonesia justru mengalahkan beberapa negara Eropa, seperti Prancis. Di sana, rata-rata orangtua hanya menghabiskan dana USD 16.708 untuk membiayai sekolah anak mulai dari tingkat dasar hingga atas.

Kenapa Biaya Pendidikan di Indonesia Termasuk Mahal?

      Sebenarnya ada banyak faktor yang membuat biaya pendidikan di Indonesia terbilang mahal, salah satunya subsidi yang diberikan pemerintah terkadang tidak tepat sasaran, atau malah disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan.

      Pemerintah sendiri sudah memberikan stimulus pendidikan berupa Kartu Indonesia Pintar, sehingga diharapkan program wajib belajar 12 tahun bisa tercapai. Tapi dalam prakteknya, apakah dana pendidikan yang diberikan pemerintah digunakan 100% untuk pendidikan? Jawabannya tidak.

      Selain itu, komersialisasi pendidikan pun tidak luput dari penyebab tingginya biaya pendidikan anak di Indonesia. Masih banyak sekolah yang melakukan kegiatan di luar kurikulum pendidikan, dengan biaya kegiatan yang sepenuhnya dibebankan kepada orangtua siswa.

      Misalnya kegiatan study tour yang sempat disinggung Walikota Tasikmalaya, H. Budi Budiman. Dalam keterangannya, H. Budi sempat meminta pihak Dinas Pendidikan Tasikmalaya untuk mengusut tuntas kegiatan study tour yang dilakukan oleh pihak SMPN 6 Tasikmalaya.

      Hal ini dilakukan terkait dengan kasus kematian Delis Sulitina (13 tahun), siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang diduga dibunuh ayah kandungnya sendiri, Budi Rahmat (45) karena tidak tahan dengan rengekan anaknya yang terus meminta uang study tour sekolah sebesar 400 ribu.

      Kemudian beberapa pakar pendidikan sempat mengkritik beberapa kegiatan lain yang lazim dilakukan beberapa lembaga pendidikan, seperti acara simulasi manasik haji untuk anak-anak PAUD yang kerap menghadirkan sponsor swasta, namun orangtua tetap dipungut biaya untuk kegiatan tersebut.

Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Belum Maksimal

      Setelah pandemi menyerang Indonesia 2 tahun lalu, tentu saja banyak merubah tatanan ekonomi Indonesia khususnya bagi kalangan menengah ke bawah. Banyaknya karyawan yang harus mendadak diPHK, gulung tikarnya bisnis-bisnis karena rendahnya tingkat pembelian, dan masih banyak lagi. Belum lagi harga kebutuhan pangan yang tetap meningkat. Sehingga hal ini juga akan berpengaruh terhadap kebutuhan pendidikan bagi anak-anak. Tak jarang yang harus menunggak biaya pendidikan hingga setahun lamanya. Hal ini tentu saja akan menghambat anak-anak dalam mengejar cita-cita mereka.

Oleh karena itu, bersama Laznas AQL mari sama-sama kita nyalakan kembali harapan anak bangsa agar terus dapat melanjutkan pendidikan sekolah sehingga anak-anak khususnya kaum menengah ke bawah tetap dapat mengejar impian mereka.

LAZNAS AQL SALURKAN BERAS UNTUK MAHASANTRI PENGHAFAL QUR’AN

By ahlulquran on January 10, 2023 in Berita

      Jonggol, Jawa Barat – Program Sedekah Beras sangat membantu bagi para mahasantri penghafal Al-Qur’an dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Khususnya bagi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ar-Rahman yang di terdapat banyak mahasiswa/i beasiswa penghafal Al-Qur’an.

      Sabtu (31/12) Alhamdulillah Laznas AQL telah menyampaikan amanah dari para muhsinin melalui Program Sedekah Beras untuk Mahasantri Penghafal Al-Qur’an dengan menyalurkan beras kepada STIQ Ar-Rahman Jonggol, Jawa Barat sebanyak 200 kg. Tentu saja penyaluran beras ini dapat membahagiakan mahasantri penghafal Al-Qur’an di tengah-tengah perjuangan mereka dalam menghafalkan Al-Qur’an setiap lembarnya.

      Bantuan ini diberikan melihat urgensitas kebutuhan pangan para penghafal Al-Qur’an di STIQ Ar-Rahman Jonggol agar mereka tetap dapat mendapatkan energi setiap harinya melalui nasi yang mereka makan. Program Sedekah Beras untuk Para Penghafal Al-Qur’an ini merupakan turunan dari program utama Laznas AQL yakni Healthy Food For Indonesia.

      Alhamdulillah dengan hadirnya bantuan ini, para penghafal Al-Qur’an tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari.  Yuk, Sahabat! Jadi bagian dari projek kebaikan ini agar lebih banyak lagi beras yang dapat kita salurkan untuk para penghafal Qur’an dan kelak bagi kita yang turut berperan mendapatkan syafa’at dari para penghafal Qur’an kelak di akhirat.

 

Keutamaan Al-Qur’an Berdasarkan Hadits

By ahlulquran on December 12, 2022 in Artikel

      Al-Qur’an memberikan banyak manfaat bagi para pembaca yang mengimaninya dengan sebenar-benarnya. Begitu banyak kandungan kebaikan di dalamnya. Dalam membaca Al-Qur’an, tak cukup hanya dengan membaca beserta tajwidnya, namun lebih dalam dari pada itu yang dibutuhkan dalam membaca Al-Qur’an ialah Iman agar Al-Qur’an tersebut sampai ke dalam hati kita.

      Secara logika, Al-Qur’an memang bacaan dan hanya digunakan oleh mulut untuk membaca serta mata untuk melihat. Akan tetapi, jik dipelajari lebih lanjut lagi Al-Qur’an adalah penyembuh dari segala macam penyakit baik fisk maupun batin. Jika obat-obatan dari kedokteran hanya memberikan solusi untuk penyakit fisik saja, maka penyembuhan Al-Qur’an lebih dari itu. Sebagaimana dalam nama lain Al-Qur’an adalah As-Syifa’ yang artinya penyembuh. Baik fisik mau pun batin. Jadi, sebagai hamba yang beriman sudah seharusnya kita yakin akan nama Al-Qur’an sebagai penyembuh itu. tak hanya sembuh dari penyakit,

      Tak hanya berbicara tentanng penyembuh. Selain itu Al-Qur’an dapat memberikan limpahan nikmat kepada pembacanya. Segala gundah dan  kesulitan dalam kehidupan dapat ditangani oleh Al-Qur’an. Seberat apa pun masalah, fokuskanlah diri kepada Al-Qur’an. niscaya Al-Qur’an itu akan memberikan kenikmatan tiada tara kepada kita atas izin Allah.

      Agar menambah keyakinan kita perihal kebaikan Al-Qur’an, berikut sederet keutamaan membaca Al-Qur’an:

  • Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

عن أبي أمامة الباهلي -رضي الله عنه- قال: سمعتُ رسول الله -صلى الله عليه وسلم- يقول: اقرؤوا القرآنَ فإنَّه يأتي يوم القيامة شَفِيعًا لأصحابه

“Dari Abu Amamah radhiyallahu ‘anhu, aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: Bacalah Alquran karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim)

  • Akan Dibersamakan dengan Para Malaikat

 “Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anhu yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda: Orang yang membaca Alquran dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhori Muslim)

  • Diangkat Derajatnya

 “Dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya Allah Swt akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Alquran), dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain.” (HR Muslim)

  • Dicintai Allah Swt

 “Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah Saw: “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab: “Al-hal wal murtahal”, orang ini bertanya lagi: “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “yaitu yang membaca Alquran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai, ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi: 2872)

  • Mengubah Perilaku Buruk Menjadi Baik

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang membaca dan mempelajari Alquran serta mengajarkannya pada orang lain.” (HR. Bukhari)

  • Sembuh dari Penyakit Hati

“Sesungguhnya hati itu dapat berkarat sebagaimana besi berkarat. Rasulullah Saw lalu ditanya, “Apa yang membuat hati agar tidak berkarat?” Rasul menjawab, “membaca Alquran dan mengingat kematian”. (HR Al-Baihaqi)

  • Allah Beri Orang Tua Kita Kenikmatan dan Perlindungan

“Barang siapa yang membaca Alquran dan mengamalkannya semata-mata karena Allah Swt maka Allah akan memberikan mahkota di kepala kedua orang tuanya dan kenikmatan pada hari kiamat dan akan terlihat lebih terang daripada sinar matahari, sehingga kamu tidak akan menduganya bahwa ganjaran itu dikarenakan amalan-amalan si pembaca Alquran itu.” (HR. Abu Daud)

      Sebenarnya, masih banyak lagi hadits yang membahas tentang keutamaan membaca Al-Qur’an. Namun, dengan beberapa contoh hadits tentang hal demikian sudah sepantasnya bagi kita untuk mengimani akan kebenarannya. Karena ini adalah hadits yang merupakan perkataan rasul yang Al-Amin. Apalagi tema yang dibahas adalah keutamaan kitab suci yang berasal dari sang pencipta yakni Allah Swt.. Dengan mengimani hadits Rasulullah sekaligus membuat kita mendapatkan Iman kepada Al-Qur’an juga. Demikianlah sedikit pembahasan perihal keutamaan Al-Qur’an sebagai penyembuh serta pemberi nikmat.

Mengapa harus sedekah air? Apa keuntungannya?

By ahlulquran on December 12, 2022 in Artikel

      Berbicara tentang air. Setiap orang tentu mengetahui betapa pentingnya air dalam kehidupan. Kita juga sudah sangat paham bahwa tanpa adanya air maka kelangsungan hidup tidak akan bertahan lama. Karena air adalah sumber kehidupan manusia. Segala sesuatu yang tersedia di muka bumi ini tak pernah terlepas dari peran air sebagai penolongnya. Walaupun di semua belahan bumi ini tidak memiliki siklus air yang sama. Ada bagian yang mendapatkan air melimpah, ada yang sedang da nada yang kekurangan. Lantas, apakah dengan perbedaan siklus air tersebut dapat disebut sebagai bentuk ketidakadilan Allah? Tentu tidak. justru pada setiap perbedaan itu adalah bentuk dari keadilan Allah. Entah itu karena Dia ingin melihat bagaimana hamba-Nya yang berada di wilayah subur memberi bantuan kepada saudaranya yang berada di wilayah tandus, atau Allah ingin melihat bagaimana hamba-Nya yang berada di wilayah subur bersyukur atas kenikmatan itu dan sebaliknya, bagaimana hamba-Nya pada wilayah tandus bersabar dengan segala kekurangan sarana pelepas dahaga untuk mereka.

      Bagi sebagian orang, air dapat dimanfaatkan tergantung dari tingkat kebersihan air tersebut. Jika air bersih, maka dapat digunakan untuk mandi, mencuci, masak serta minum. Jika kotor seperti parit, kubangan dan sejenisnya yang keruh, maka hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah (tidak untuk dicontoh) dan tidak layak untuk dipergunakan di rumah. yang terlihat bagi kita, air kotor memang menjijikan. Namun, bagaimana dengan orang-orang yang tinggal di daerah tandus. Jangankan untuk mandi, air yang digunakan untuk minum saja sulit didapat. Bahkan air kotor yang kita anggap menjijikan itu adalah pelepas dahaga yang langka bagi mereka. Tak peduli jika air itu telah terinjak, keruh bahkan tertimpa kotoran sekalipun. Tak ada rasa sungkan bagi mereka untuk meminumnya sebab dahaga yang sudah tak tertahankan.

      Sebagai manusia yang Allah tempatkan pada tempat yang serba berkecukupan, sudah sepatutnya kita membantu saudara kita yang membutuhkan dengan melaksanakan sedekah air. Karena kita tidak tahu dari tetesan mana yang dapat menyelamatkan hidup seseorang. Tak menutup kemungkinan jika itu adalah dari sedekah air yang kita berikan. Tak hanya sedekah pada umumnya, bersedekah air juga memiliki beberapa keutaman yang dapat memicu kita untuk senantiasa bersedekah, yaitu sedekah air adalah sedekah yang paling utama, pahalanya terus mengalir ke liang lahat,mendapatkan pahala di akhirat, mendapat ampunan Allah Swt. Jadi, tidak alasan lagi bagi kita untuk meragukan keuntungan dari bersedekah air.

Manfaat Zakat

By ahlulquran on December 12, 2022 in Artikel

Zakat memiliki berbagai macam manfaat. Selain sebagai pelaksanaan kewajiban yang disyari’atkan oleh Allah SWT., banyak manfaat yang tersimpan di dalamnya. Berikut beberapa manfaat zakat:

  1. Dapat Meningkatkan Keimanan dan Ketaatan kepada Allah SWT

Zakat ialah suatu ibadah yang termasuk ke dalam salah satu rukun islam, yakni rukun Islam yang ke-4. Rukun ialah penopang atau tiang sandaran penyangga utama, dengan melaksanakan semua rukun tersebut termasuk rukun Islam untuk melaksanakan zakat berarti kita telah memasang bagian dari tata cara rangkaian pokok dalam suatu amalan yang tidak boleh ditinggalkan. Allah SWT. berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 110:

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapatkan pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.”

  1. Sebagai Pembersih Harta

Harta merupakan milik Allah. Semua harta yang ada pada kita bukanlah milik kita, akan tetapi titipan-Nya. Setiap manusia tidak diberikan titipan harta yang sama rata. Zakat adalah salah satu cara untuk mengatur ketidaksamaan tersebut. Oleh sebab itu dalam pelaksanaan zakat ada orang-orang yang memberi dan ada yang menerima. Kelebihan harta yang kita miliki adalah hak untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Sebagaimana firman Allah SWT. dalam QS. At-Taubah ayat 103:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

  1. Memberikan Ketenangan Jiwa

Allah akan melimpahkan keberkahan kepada kita ketika kita menyucikan harta dengan berzakat. Beberapa keberkahan tersebut yakni diberikan ketenangan jiwa, kesehatan, rezeki, terbebas dari berbagai masalah dan lain-lain.

  1. Mengurangi Kesenjangan antara Kaya dan Miskin

Perbedaan tingkat ekonomi penduduk dapat menyebabkan kesenjangan sosial. Entah karena si miskin sungkan untuk berinteraksi dengan yang lebih kaya, atau jurang pemisah mereka terlalu nyata. Dengan adanya zakat, maka antara mustahiq dan muzakki dapat menjalin hubungan kemasyarakatan lebih mudah.

 

 

Keutamaan Sedekah

By ahlulquran on December 5, 2022 in Artikel

Kenapa Kita Harus Bersedekah dan Keutamaan di Baliknya

      Sedekah ialah suatu ibadah sunnah berupa kegiatan untuk memberikan bagian dari harta kita kepada orang-orang yang membutuhkan tanpa mengharap imbalan dari manusia. Karena setiap kebaikan hendaknya dilakukan tanpa pamrih dan hanya mengharap imbalan dari Allah. Sedekah tidak hanya memindahkan hak milik kita kepada orang lain karena makna dari sedekah jauh lebih dalam dari pada itu. kebanyakan orang melihat sedekah secara lahiriyah saja, padahal jika direnungi lagi sedekah membawakan berbagai keajaban yang tidak disangka-sangka. Asalkan ada Iman di dalam diri, seluruh mukmin yang bersedekah pasti akan merasakan kehebatan dari sedekah yang dikerjakan.

      Secara logis, mengeluarkan harta berarti mengurangi apa yang kita punya. Akan tetapi, matematika Allah berbeda dengan apa yang kita pelajari secara duniawi. Jika total uang 50.000 disedekahkan sejumlah  20.000, maka yang terlihat ialah uang tersebut akan tersisa 30.000. Dengan kata lain berkurang. Namun berbeda dengan matematika Allah tentang imbalan yang akan Dia berikan kepada hamba-Nya yang bersedekah, yakni akan digantikan berlipat ganda. Tidak menutup kemungkinan jika uang yang tersisa 30.000 tersebut akan dilipatgandakan menjadi 300.000 bahkan lebih. Kuncinya hanya satu, yaitu yakin. Sertakan niat hanya untuk meraih ridho-Nya.

      Walaupun masih banyak orang yang enggan untuk bersedekah. Itu adalah salah satu tanda lemahnya Iman. Padahal, selain menambah pahala dan rezeki, sedekah juga mempunyai beberapa keutamaan, di antaranya yaitu menghapus dosa, sedekah dapat berbentuk apa saja asal baik, tidak mengurangi harta, pahala dilipatgandakan serta mendapat naungan di hari akhir.

      Oleh karena itu, jangan remehkan nominal harta yang kecil. Segala sesuatu yang kita anggap tidak ada nilainya bisa jadi menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi orang-orang yang hidup serba kekurangan. Kita juga tidak diperbolehkan menjadi orang yang bakhil atau pelit. Harta adalah titipan Allah dan di antara titipan itu terdapat hak orang lain yang harus kita keluarkan untuk mereka. Setelah mengetahui beberapa keutamaan sedekah, sudah sepatutnya kita tersadar dan mulai rajin untuk bersedekah. Mari bersedekah untuk      menyucikan jiwa dan pikiran kita dari segala hak-hak orang yang membutuhkan yang terkandung di dalamnya.

 

 

dikit Tapi Bermanfaat Besar

By ahlulquran on December 3, 2022 in Artikel

Sedikit Tapi Bermanfaat Besar

      Secara logika, sesuatu yang mendatangkan manfaat berarti didapatkan dari sesuatu yang banyak pula. Namun, ternyata yang mendatangkan manfaat banyak tidak selalu datang dari hal yang besar atau usaha yang berat. Prilaku sederhana, sedikit pertolongan, memberi kebahagiaan walau sebentar pula dapat mendatangkan manfaat yang banyak. Pernyataan tersebut dapat menjadi motivasi bagi kita agar tidak meremehkan sesuatu yang kecil

Nilai Kecil pada Zakat Bernilai Besar Bagi Mereka yang Membutuhkan

      Pernahkah teman-teman berpikir tentang nishab zakat yang tidak seberapa? Pernahkah berpikir bahwa orang-orang berzakat tidak cukup untuk membantu orang lain? Ataukah terbersit jika zakat yang kita berikan akan cepat habis di tangan mereka yang membuat mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ke depannya. Sedangkan zakat memiliki waktu serta tata cara tertentu dalam pelaksanaannya sehingga tak dapat asal dilaksanakan. Mungkin terbersit ada yang pernah memikirkan tentang hal seperti itu.

      Padahal, dalam ajaran Islam terdapat istilah yang disebut dengan qana’ah. Tahukah teman-teman makna dari qana’ah itu?

      Qana’ah ialah sikap rela menerima dan merasa cukup atas nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Artinya, segala sesuatu dalam bentuk apa pun, walau sedikit tapi kita selalu merasa cukup. Ketika seseorang qana’ah maka keberkahan di dalamnya membuatnya tak pernah merasa kurang. Walaupun dalam perekonomian ia masih sangat kekurangan.

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”” (QS. Ibrahim:7)

Jangan Membandingkan Gaya Hidup Kita Dengan Orang-Orang Yang Berhak Menerima Zakat

      Walaupun seharusnya semua umat Islam harus bisa qana’ah, namun tentu qana’ah itu memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Bisa dibilang orang-orang dengan kekurangan materi diberikan kelebihan oleh Allah untuk bersifat lebih qanaah dibanding orang-orang dengan materi yang cukup bahkan lebih.

      Bayangan kita tentang secuil harta yang mereka terima tak dapat disamakan dengan penghasilan dalam saku kita. Mungkin terbersit dalam pikiran kita bahwa, “Memangnya segitu cukup untuk beberapa hari ke depan? Bagaimana dengan listrik, SPP, peralatan dan lain-lain?” Tentu ada yang berpikir bahwa tidak sanggup melanjutkan hidup dengan harta se-sedikit itu. Akan tetapi saksikanlah, mereka tetap tertawa, bahagia, sehat serta bersyukur di balik segala kekurangan itu.

      Harta memang bukan pembeda antara manusia. Namun orang-orang dengan materi berkecukupan berkewajiban membantu sesamanya tanpa merendahkan drajat di antara mereka. Semua yang disyari’atkan Allah tidak ada yang sia-sia, tidak ada yang merugikan. Oleh karena itu, jangan meremehkan sesuatu yang bernilai sedikit. Karena di dalamnya mengandung begitu banyak manfaat yang tidak terhingga.

وَمَاۤ اٰتَيْتُمْ مِّنْ رِّبًا لِّيَرْبُوَا۟ فِيْۤ اَمْوَا لِ النَّا سِ فَلَا يَرْبُوْا عِنْدَ اللّٰهِ ۚ وَمَاۤ اٰتَيْتُمْ مِّنْ زَكٰوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُوْنَ

“Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keridaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).”(QS. Ar-Rum 30: Ayat 39)

Zakat Kita Mengurangi Kesenjangan antara Kaya dan Miskin

      Perbedaan tingkat ekonomi penduduk dapat menyebabkan kesenjangan sosial. Entah karena si miskin sungkan untuk berinteraksi dengan yang lebih kaya, atau jurang pemisah mereka terlalu nyata. Dengan adanya zakat, maka antara mustahiq dan muzakki dapat menjalin hubungan kemasyarakatan lebih mudah.

      Karen zakat adalah suatu kewajiban finansial yang diambil dari orang-orang kaya dan diserahkan kepada para mustahiq. Sudah pasti semestinya dapat menjadi sarana pengurangan kemiskinan di masyarakat. Tentu saja jika zakat yang diberikan kepada mustahik memungkinkan mereka untuk berusaha dan mengangkat harkat mereka dari kemiskinan.

      Umar bin Khaththab pernah mengungkapkan kepada para amil zakatnya sebuah kebijakan “Jika kalian memberikan zakat, maka jadikanlah mereka kaya”.Atau dalam kalimat lainnya “Sungguh akan aku berikan zakat kepada mereka berkali kali meskipun telah mengalir pada salah seorang mereka seratus unta” (Lihat Fiqhuz zakat, DR. Yusuf Qaradhawy). Seratus unta sama dengan dua puluh nishob zakat.

      Para ulama Syafii menyebutkan pernyataan yang jelas tentang jumlah yang diberikan kepada fakir dan miskin dari zakat ini. Perhatikan pendapat Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ “Mereka berdua (fakir dan miskin) diberi zakat sebanyak yang dapat mengeluarkan mereka dari kategori membutuhkan kepada kategori berkecukupan, yaitu pemberian yang dapat menghasilkan kecukupan hidup selamanya.

      Barang siapa berprofesi sebagai pengrajin atau tukang, maka kepadanya diberikan dana yang dapat dipakainya untuk membeli peralatan dan bahan kerajinannya, baik sedikit ataupun banyak. Jumlahnya adalah sesuai dengan harga yang diperlukan hingga bisa menghasilkan keuntungan yang kira-kira dapat mencukupi hidupnya secara lazim.

      Hal itu berbeda-beda sesuai dengan perbedaan kerajinan, negeri, zaman dan pribadi…” (Lihat Peran Nilai dan Moral Dalam Perekonomian Islam, DR. Yusuf Qaradhawy hal 438).

      Jika distribusi zakat dilakukan seperti ini maka insyaallah distribusi zakat akan mampu mengentaskan kemiskinan. Jika distribusi zakat masih sekadar bersifat charity, tidak mampu menjadikan mustahik untuk bisa bekerja dan berusaha maka jangan harap distribusi zakat akan mampu mengentaskan kemiskinan, bahkan mungkin bisa jadi malah menetaskan kemiskinan. Dimana, semakin banyak orang yang ketergantungan kepada lembaga pengelola zakat.

      Semoga upaya-upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak akan mampu menekan tingkat kesenjangan antara kaya dan miskin di masyarakat. Aamiin. 

 

 

 

 

 

Dengan Harta Atau rezeki Yang Di berikan Oleh Allah

By ahlulquran on December 2, 2022 in Uncategorized

      Dengan Harta atau rezeki yang diberikan oleh Allah, Bisa kita jadikan pelajaran dan hikmah bahwa hal tersebut merupakan milik Allah. Tidak ada harta yang mutlak secara keseluruhan dimiliki oleh manusia. Harta tersebut sudah jelas diberikan oleh Allah kepada para hamba-Nya yang bekerja keras. Namun, di dalam jerih-payah tersebut terdapat hak dari orang lain yang harus diberikan. Itulah mengapa, agama Islam sangat menyarankan umatnya untuk rajin-rajin memberikan sedekah. Infaq adalah salah satu bentuk amalan di dalam agama Islam

Apa Itu Infaq?

Infaq adalah suatu upaya atau usaha dalam menjalankan perintah Allah SWT dalam hal membelanjakan harta di jalan yang diridhoiNya. Walaupun terkesan mirip, infaq berbeda dari sedekah. Di dalam infaq, tidak ada hukum nisab atau jumlah harta yang harus disumbangkan. Penerima infaq juga tidak dibatasi, sehingga infaq tergolong merupakan ibadah amal yang sangat bebas.

Siapapun bisa menjadi sasaran infaq, selama itu digunakan untuk jalan kebaikan. Penerima infaq umumnya merupakan golongan orang yang tidak mampu dan anak yatim. Namun, penerima infaq juga bisa berasal dari keluarga sendiri, misalnya orang tua maupun kerabat jauh. Bahkan, Donatur juga bisa memberikan infaq kepada orang-orang yang tidak dikenal. Misalnya, kepada musafir yang sedang menempuh perjalanan jauh dan kehabisan perbekalan. Yang pasti infaq diberikan dengan penuh rasa sukarela

Jenis-Jenis Infaq

Dari sini, tentunya Donatur sudah bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai definisi infaq. Tak hanya itu, ternyata infaq juga terdiri dari beberapa jenis. Hukum dari masing-masing jenis infaq ini juga berbeda antara satu dengan yang lain. Jenis-jenis infaq adalah:

Infaq Wajib
Salah satu jenis infaq yang paling umum adalah infaq wajib. Infaq jenis ini merupakan suatu amal yang harus diamalkan oleh seseorang. Apabila, ia tidak melakukannya, maka orang tersebut akan berdosa.

Contoh wakaf wajib adalah:
Nafkah untuk keluarga
Mas kawin
Kafarat

Infaq Sunnah
Jenis infaq selanjutnya adalah infaq sunnah. Berbeda dari jenis infaq wajib, tidak ada kewajiban yang mengiringi jenis infaq ini. Namun, untuk yang melakukannya maka akan mendapatkan pahala. Niat untuk melakukan infaq sunnah harus didasarkan dari keinginan untuk bersedekah di jalan yang diridhoi oleh Allah. Tak hanya memberikan pahala bagi yang memberikan, infaq sunnah ini juga bisa memberikan manfaat bagi para penerimanya. Tentu saja, nominal untuk infaq ini ditentukan oleh masing-masing individu. Salah satu contoh infaq sunnah adalah infaq jihad atau donasi untuk membantu orang lain.

Infaq Mubah
Jenis infaq yang ketiga adalah infaq mubah. Tidak ada larangan dari agama untuk melakukan jenis infaq ini. Yang tidak melakukan amalan ini pun tidak akan mendapatkan dosa. Namun, bagi yang mengamalkan jenis infaq mubah juga tidak akan mendapatkan pahala.Dari sini, sudah diketahui bahwa jenis infaq ini tidak akan mendatangkan pahala maupun dosa bagi pelaksananya. Pelaksana infaq ini melakukan infaq jenis mubah ini semata-mata karena memang ingin melakukan hal tersebut karena Allah SWT. Salah satu contoh jenis infaq mubah adalah pemberian harta atau modal usaha untuk bercocok tanam, berdagang, maupun bertani.

 

Infaq Haram
Jenis infaq yang terakhir adalah infaq haram. Pemberian infaq ini dilarang keras oleh agama. Dan, barangsiapa yang melakukannya maka akan mendapatkan ganjaran dosa dari Allah SWT. Infaq jenis apapun bisa menjadi infaq haram apabila niat pemberinya tidak dilandasi oleh keikhlasan. Misalnya, pemberian infaq dengan niat ingin dikagumi oleh orang lain maupun mendapatkan balasan jasa atau uang dari orang lain. Dengan kata lain, infaq haram merupakan jenis infaq yang dilandasi oleh perasaan riya

Infaq adalah amalan termudah di dalam agama Islam. Apalagi dengan adanya layanan infaq online dari Dompet Dhuafa. Dengan layanan ini, Donatur bisa beramal infaq dimanapun dan kapanpun. Metode pembayaran infaq secara digital juga semakin memudahkan. Tertarik mencoba? Yuk, beramal infaq di Dompet Dhuafa sekarang juga.

Penawar Racun Harta Adalah Zakat

By ahlulquran on October 28, 2022 in Artikel

Penawar Racun Harta Adalah Zakat

          Sahabat, sadar gak sih bahwa banyak dari kita, ketika sedang memiliki banyak harta malah menjadi lalai terhadap kewajiban-kewajiban kita di dunia ini. Hingga akhirnya harta itu menjadi racun yang bisa membahayakan diri kita sendiri bahkan keluarga kita. nau’udzubillah. Racun akibat harta akan menyebar dalam tubuh kita dan bersarang di hati kita yang akhirnya menimbulkan sifat sombong, tamak, gila harta, hingga menjadi manusia serakah dan tidak pernah puas terhadap harta yang dimilikinya.

Tapi jangan khawatir sahabat, seperti yang kita ketahui bahwa setiap racun pasti ada penawarnya. Penawar bagi racun yang ada di harta kita adalah zakat. Zakat sendiri adalah harta yang harus kita keluarkan apabila telah mencapai syarat-syarat yang telah diatur sesuai aturan dalam Islam. Mengapa zakat? Karna zakat dapat membersihkan harta yang kita miliki, dan menentramkan jiwa kita. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103.

 

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Syariat zakat ini selain menjadi penawar bagi harta kita, juga mengajarkan kita kepeduliaan kepada sesama manusia. Karna sejatinya dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain, seperti firman Allah SWT dalam surah Adz- Dzariyat: “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapatkan bahagian.”

Yuk sahabat, kita tunaikan zakat, dengan kita menunaikan zakat harta kita jauh dari keharaman, dan akan menjadi wasilah untuk kita di akhirat kelak

LAZNAS AQL BERANGKATKAN DA’I KE WILAYAH DAKWAH RTQ DI INDONESIA

By ahlulquran on October 22, 2022 in Berita

        Tebet, Jakarta – Para santri yang berada di pesantren-pesantren binaan AQL Islamic Center kini telah menyelesaikan masa pembinaan dan pelatihan. Mereka yang mempersiapkan diri sebelum terjun ke medan dakwah menjadi seorang dai, menjalani masa pembinaan dan pelatihan tersebut di Center of Excellent selama 3 bulan. Bagi mereka yang lulus pembinaan akan mengikuti wisuda kemudian setelahnya siap untuk dilakukan pelepasan ke seluruh wilayah dakwah binaan AQL Islamic Center yang ada di Indonesia.
        Sebanyak 42 calon dai muda telah diberangkatkan ke beberapa wilayah dakwah di Indonesia yang kemudian ditugaskan untuk mengelola Rumah Tadabbur Qur’an (RTQ) dan melakukan pembinaan masyarakat di setiap daerah yang telah ditunjuk. Secara khusus Laznas AQL diamanahkan untuk melepas 9 orang calon dai muda tersebut menuju titik sentral dakwah yang kental akan kondisi rawan kemusyrikan dan pemurtadan, yaitu di lereng Merapi-Merbabu. Mereka akan diterjunkan langsung ke medan dakwah yang berada di beberapa dusun wilayah ini.
        Adapun yang menjadi titik wilayah penyebaran dakwah mereka seperti Dusun Jarak Lor, Dusun Panggungan, Dusun Malang, Dusun Ngagrong danDusun Batur. Tidak hanya wilayah ini, bagi beberapa dai yang dikawal oleh unit AQL Islamic Center lainnya bertempat di lokasi dakwah Kuningan Jabar, Karawang, Lampung, Halmahera Maluku Utara, Palu, Morowali, Lombok, dan berbagai wilayah dakwah sentral lainnya.
        Pemberangkatan para dai ini merupakan bentuk realisasi dari program Da’i Pedalaman, karena tentunya dalam menjalankan misi penyebaran cahaya Al-Qur’an memerlukan para dai dan daiah yang tangguh dan terpilih untuk mengemban amanah ini secara langsung. Alhamdulillah Laznas AQL selain menjalankan program dan amanah dari para tangan-tangan penuh kebaikan, juga menjadi salah satu unit di AQL Islamic Center yang memiliki peranan penting dalam membantu penyebaran dakwah Al-Qur’an. Dengan tujuan agar misi dakwah ini kelak bisa sampai kepada mereka yang membutuhkan kehadiran para dai dan daiah untuk membina keislaman mereka yang bahkan sebagian telah rapuh agar kembali dikuatkan.
        Untuk itu kami membutuhkan dukungan dari seluruh sahabat untuk menjadi orang yang turut berperan dalam proses penyebaran dakwah ini agar nama kita sama-sama tercatat oleh Allah dalam golongan orang-orang yang semangat berjuang di jalan Allah. Ambil bagian dalam membangun peradaban dengan Al-Qur’an bersama para dai muda dalam program Dukung Dakwah Da’i Pedalaman.

Klik halaman berikut untuk turut mendukung gerak dakwah dai di pedalaman bersama Laznas AQL