KISAH MATA AIR MEMBAWA KEBERKAHAN

By ahlulquran on September 18, 2021 in Artikel

KISAH MATA AIR MEMBAWA KEBERKAHAN

      Sahabat Surga, ingat kah kamu dengan kisah Utsman bin Affan yang membeli sumur milik orang Yahudi? Suatu ketika, pada masa Nabi Muhammad SAW, Kota Madinah pernah mengalami paceklik hingga kesulitan air bersih. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang Yahudi, yaitu Sumur Raumah. Rasa airnya mirip dengan sumur zam-zam. Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antri dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut

Prihatin atas kondisi umatnya, Rasulullah kemudian bersabda, “Wahai Sahabatku, siapa saja di c  antara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surga-Nya Allah Ta’ala,” demikian hadis riwayat (HR. Muslim).

Mendengar hal itu, Utsman bin Affan yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan Sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik sumur dan menawar untuk membeli sumur Raumah dengan harga yang tinggi.

Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekali pun, Yahudi pemilik sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari,” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.

Utsman bin Affan yang ingin sekali mendapatkan balasan pahala berupa surga tidak kehilangan cara mengatasi penolakan Yahudi ini.

Ia pun membeli setengah sumur itu dan memilikinya secara bergantian. Akhirnya pemilik sebelumnya setuju menerima tawaran Utsman tadi dan disepakati pula hari itu juga separuh dari Sumur Raumah adalah milik Utsman.

Utsman pun segera mengumumkan kepada penduduk Madinah yang mau mengambil air di Sumur Raumah untuk mengambil air dengan gratis karena hari ini sumur Raumah adalah miliknya.

Seraya ia mengingatkan agar penduduk Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk dua hari, karena esok hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.

Keesokan hari Yahudi mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih memiliki persedian air di rumah.

Yahudi itupun mendatangi Utsman dan menawarkan untuk menjual sumur itu dengan harga yang sama. Utsman yang setuju lalu membelinya seharga 20.000 dirham, maka sumur Raumah pun menjadi milik Utsman seutuhnya.

Kemudian Utsman bin Affan mewakafkan Sumur Raumah. Sejak saat itu Sumur Raumah dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk orang Yahudi pemilik lamanya.

      Membaca kisah di atas dari sosok Utsman bin Affan yang begitu mulia membantu umat dengan segala kecerdikannya melakukan negosiasi dengan Yahudi tanpa merugikan siapapun, justru dengan hal itu banyak orang yang bisa merasakan manfaat air sumur yang sudah dibeli Utsman bahkan pemilik semula sumur Raumah pun masih tetap merasakan manfaat dari airnya.

Belajar dari kisah Utsman bin Affan mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan menjemput pahala untuk mendapatkan surga dengan cara membantu saudara-saudara kita di pelosok negeri yang masih kekurangan air bersih dengan cara sedekah air bersih dalam program Mata Air Kehidupan bersama Laznas AQL . Klik banner di bawah ini untuk berdonasi.

KEUTAMAAN SEDEKAH MENURUT AL-QURAN DAN HADIS

By ahlulquran on September 18, 2021 in Artikel

     Sedekah merupakan salah satu ibadah yang memiliki keutamaan di sisi Allah apalagi bila dilakukan di bulan suci Ramadhan. Karena dengan bersedekah ada orang yang turut merasakan kenikmatan dari sebagian rejeki yang kita berikan. Yang kelaparan dengan kita bersedekah jadi bisa makan menikmati makanan yang kita berikan dengan sangat bahagia hatinya, yang kesulitan secara ekonomi jika kita bersedekah bisa terbantu untuk kehidupan hidupnya sehari-hari, yang memiliki hutang bisa terbantu untuk melunasi hutangnya dan sebagainya.

Tentu saja masih banyak keutamaan-keutamaan lainnya bagi seseorang yang bersedekah menurut Al-Quran dan Hadis, apa saja kah itu? Mari kita simak ulasannya;

Ganjaran Harta Maupun Pahala Yang Berlipat Ganda

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki  maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid: 18). 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda,

“Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara: Shodaqoh jariyah, anak sholeh yang memohon ampunan untuknya (ibu dan bapaknya) dan ilmu yang bermanfaat setelahnya.”

“Perumpaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada tiap tangkai ada seratu biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261). 

Sedekah Dapat Memanjangkan Usia dan Mencegah Kematian Yang Buruk

Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk, Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.”(HR. Thabrani). 

Sedekah Sebagai Penghapus Dosa, Seperti Air Memandakan Api

Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi). 

Sedekah Dapat Menjauhkan Diri dari Api Neraka

Mengingat pahala berlipat ganda yang didapat serta dihapusnya dosa-dosa, maka kita pun bisa menjauhkan diri kita agar tidak masuk ke dalam neraka jahanam. Hal ini sebagai sabda Rasulullah SAW, “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.” (Muttafaqun ‘alaih). 

Mendapatkan Naungan di Hari Kiamat Karena Sedekah

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kue atau bawang merah atau seperti ini.” (HR. Al-Baihqi, Al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah). 

Dan dijelaskan pula dalam riwayat lainnya, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda:

“Naungan orang beriman di hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR Ahmad). 

     Demikianlah kelima keutamaan sedekah yang dapat menyelamatkan kita kelak di akhirat. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan keutamaan ini. Selain bersedekah secara langsung, kita juga dapat melakukannya dengan mudah yaitu dengan sedekah online. Mari kita bersedekah, dan klik banner di bawah untuk sedekah yang membawa berkah bersama Laznas AQL.