Kerja Sama Program Pasca Bencana dengan Baitulmal Masjid Nurul Iman

By ahlulquran on March 6, 2021 in Berita

Indonesia beberapa bulan lalu telah terjadi berbagai macam bencana di berbagai daerah, seperti gempa bumi di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, dll.

Laznas AQL melakukan kerjasama dengan Baitulmal Masjid Nurul Iman melalui program Berbagi Pelengkapan Ibadah dan Sedekah Beras untuk korban pasca bencana.

Baitulmal Masjid Nurul Iman (BMNI) menyerahkan bantuan untuk kedua program tersebut berupa uang tunai dan perlengkapan ibadah

Program ini bertujuan sebagai salah satu upaya pemulihan pasca bencana. Karena pada umumnya banyak yang terlupakan ketika sudah melewati masa tanggap darurat bencana.

Kami berharap dengan adanya program ini bisa membantu meringankan beban
para warga korban bencana.

Kajian Zakat : Keluarga Hebat, Keluarga Zakat

By ahlulquran on March 6, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Laznas AQL kembali mengadakan kajian rutin “Harta, Zakat, Umat” pada Sabtu, 20 Februari 2021 secara daring dengan tema “Keluarga Hebat, Keluarga Zakat”.

Kajian ini diisi oleh pemateri diantara nya Ustadz Wijayanto dan Iphho Santosa serta dipandu oleh moderator Sabil Zaidan. Selama kurang lebih 2 setengah jam, acara ini berlangsung melalui kanal youtube AQL Islamic Center dan Laznas AQL.

Pemateri Ippho Santosa membawakan materi seputar konsep harta dan rezeki serta keajaiban sedekah, infaq dan zakat. Sedangkan Ustadz Wijayanto memaparkan beberapa dalil syariah nya dan kaitannya dengan keluarga.

Kajian ini merupakan kajian ketiga yang telah dilaksanakan oleh Laznas AQL berkerjasama dengan AQL Network dan AQL Organizer.

“Diantara rukun islam adalah bagaimana kita berzakat, mari kita sempurnakan, dan alhamdulillah hadir lembaga zakat di AQL ini supaya tepat sasaran dan terjadi pemerataan, maka percayakan pada AQL untuk zakat, infak dan sedekah kita, insya Allah lebih amanah dan menjaga hati kita” Ungkap Ustadz Wijayanto dalam kajian.

Dengan adanya kajian ini, Laznas AQL berharap bisa terus mengedukasi masyarakat mengenai zakat, sehingga literasi masyarakat tentang zakat bisa terus meningkat.

Tasmi Anak Asuh Penghafal Qu’ran

By ahlulquran on March 6, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Alhamdulillah Anak asuh penghafal qur’an dari beberapa pesantren binaan Laznas AQL telah melaksanakan Tasmi Quran di bulan Februari ini.

Tasmi Quran dimulai dari 10 juz hingga 15 juz yang dilakukan di Pesantren AQC (Ar Rahman Quranic College) dan AQL Islamic School .

Tasmi Quran sendiri adalah salah satu bagian dari program yang ada yaitu, para penghafal (Al-Hafizh) membacakan Al-Qur’an di hadapan orang lain atau sekelompok orang untuk didengarkan atau disimak dengan seksama. Para penyimak biasanya akan segera mengoreksi bacaan-bacaan al-hafizh apabila ditemukan kekurangan atau kelebihan bacaan termasuk mengenai makharijul huruf dan hukum bacaan (tajwid)-nya.

Berikut adalah nama-nama anak asuh penghafal Al-qur’an yang telah menyelesaikan Tasmi Quran di bulan ini.

  • Muh Al Walid Dalimunthe, Semester II
    AQC – 15 Juz
  • Ayunisa Juliana Slamaa, Siswi Kelas XII
    AQLIS – 10 Juz
  • Sarah Muthmainnah, Siswi Kelas XI
    AQLIS – 10 Juz

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program Orangtua Asuh Penghafal Qur’an Laznas AQL yang bertujuan untuk mewujudkan “satu
keluarga, satu penghafal qur’an”.

Penyaluran Beasiswa Yatim Berprestasi

By ahlulquran on March 6, 2021 in Berita, Uncategorized

Laznas AQL News – Laznas AQL terus melakukan langkah menebar kebaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi anak-anak yatim berpotensi.

Kegiatan baik telah terlaksana pada bulan Februari dengan menyalurkan program yatim berprestasi berupa perlengkapan sekolah yang terdiri atas seragam sekolah hingga alat tulis.

2 anak yatim binaan Laznas AQL menjadi penerima manfaat yang berasal dari kebaikan para muhsinin. Kegiatan penyaluran tersebut berada di kawasan pasar Ciputat, Tangerang Selatan.

Menurut keterangan Siti Maria Ulfa, selaku Staff Penyaluran dan Pendayagunaan Laznas AQL mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya sebagai wujud syiar dakwah dan penguatan serta pemenuhan kebutuhan kepada anak-anak yatim binaan.

Sehingga bantuan yang diberikan tidak bermanfaat secara singkat, tapi bisa memiliki nilai manfaat yang lebih panjang

Harapannya dengan bantuan program yatim berprestasi yang tersalurkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban ekonomi serta memberi kebahagiaan bagi penerima manfaat tersebut.

Ke depannya kegiatan penyaluran serupa akan terus dilakukan, agar jangkauan kebermanfaatan program baik ini semakin meluas. Sehingga dapat mendukung program pendidikan berkelanjutan bagi anak-anak yatim
yang mempunyai prestasi terbaik.

SEJARAH ZAKAT

By ahlulquran on February 23, 2021 in Uncategorized

SEJARAH ZAKAT

Menurut Muhammad Amin Suma, zakat sebagaimana rukun islam yang lainnya, yakni syahadat, shalat, puasa, dan haji pada dasarnya sudah disyariatkan sejak zaman Nabi Adam AS. Kalaupun terdapat perbedaan antara generasi Nabi yang satu dan yang lainnya, ketidaksamaannya lebih terfokus pada hal-hal yang bersifat formal simbolik dan tata caranya yang disesuaikan dengan bahasa umat nabi yang bersangkutan daripada perbedaan hal-hal yang mendasar subtansial.

Ada tiga ayat dalam Al-Qur’an baik yang secara eksplisit maupun secara jelas mengisyaratkannya tentang kepastian ada syariat zakat pada masa-masa prakenabi-an Muhammad Saw. Yaitu:

  1. QS Al-Baqarah (2): 43

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

43. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

  • QS At-Taubah (9): 34-35

۞ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيم ٍ۞ يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ ۖ هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ

34. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,

35. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”.

  • QS Maryam (19): 31

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

Keempat ayat yang menyinggung persoalan zakat diatas, jelas khitab (arah pembicaraannya) tidak ditujukan kepada umat Muhammad Saw. Tetapi di alamatkan kepada orang-orang yahudi dan nashrani (generasi pra-Muhammad).

Ayat pertama, Al-Baqarah (2): 43 dialamatkan kepada kaum bani israil yang suka mengingkari nikmat Allah, menjual-belikan ayat-ayat Allah dengan harga murah, menukar informasi yang Haq dengan yang Bathil, serta menyembunyikan kebenaran yang sesungguhnya. Termasuk penyembunyian tentang keberadaan perintah zakat disamping perintah shalat.

Ayat kedua dan ketiga, QS At-Taubah (9): 34-35, mereduksi sikap bagian terbesar porang alim Yahudi (al-ahbar) dan rahib-rahib Nashraniyang telah terbiasa memakan harta orang lain (masyarakat) dengan cara-cara yang bathil. Termasuk menyelewengkan dana zakat lewat penimbunan harta mereka yang berbentuk emas dan perak yang menyebabkan mereka di ancam adzab yang pedih di Neraka Jahannam.

Ayat keempat, QS Maryam (19): 31, berisikan berita tentang perjalanan Nabi Isa AS. Yang Allah jadikan sebagai seorang nabi yang selalu taat beribadah shalat dan membayar zakat sepanjang hayatnya. Berdasarkan beberapa ayat diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa zakat sudah disyariatkan kepada para nabi dan umat terdahulu.

Dalam islam, zakat mal atau zakat harta benda, telah difardhukan Allah sejak permulaan islam sebelum Nabi Saw. Berhijrah ke Madinah. Pada awalnya, zakat di fardhukan tanpa ditentukan kadarnya dan tanpa pula diterangkan dengan jelas harta-harta yang dikenakan zakat. Hal tersebut berjalan hingga tahun kedua hijriah. Mereka yang menerima pada masa itu hanyalah golongan fakir dan miskin.

Pada tahun kedua hijriah 623 Masehi, barulah syara’ menentukan harta-harta yang dizakatkan serta kadarnya masing-masing.

Dalil yang menjelaskan bahwa zakat pada waktu itu hanya diberikan kepada fakir dan miskin adalah :

  1. QS Al-Baqarah (2): 271

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

271. Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ayat tersebut diturunkan pada tahun ke-2 Hijriyah. Dengan memperhatikan tahun turunnya, kita mendapat kesan bahwa zakat diperintahkan pada tahun kedua Hijriyah

  • Hadits Rasulullah Saw

Dari Ibnu Abbas RA. “Bahwa tatkala Rasulullah mengutus Muadz ke Yaman, Beliau memerintahkan kepada Muadz: ‘Beritahukanlah kepada mereka (penduduk yaman), sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada mereka sedekah (zakat) yang diambil dari orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang fakir di antara mereka (penduduk yaman)” (HR Bukhari).

Pembagian kepada dua golongan ini saja berlangsung hingga tahun ke-9 Hijriyah. Pada tahun ke-9 Hijriyah Allah menurunkan ayat ke-60 Surah At-Taubah. Sesudah ayat tersebut turun, maka mustahaq zakat ada 8, yaitu orang-orang fakir, orang-orang miskin, penguruss zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan.

Rasulullah Saw pernah mengangkat dan menginstruksikan kepada para sahabat, misalnya Umar Bin Khattab, Muadz Bin Jabal, Ibnu Abbas, Dsb. Sebagai amil zakat tingkat daerah yang bertanggung jawab membina berbagai negeri guna mereka mengingatkan kepada penduduknya dan memberitahukan kepada mereka bahwa Allah menetapkap pada harta mereka ada hak orang-orang miskin.

Menurut Ibnu Rusydi pada masa Nabi ada empat jenis kekayaan yang wajib dizakatkan. ia adalah uang, barang dagangan, hasil pertanian (gandum,padi), serta buah-buahan. Disamping itu, ada jenis kelima yang jarang ditemukan yaitu Rikaz (barang temuan), karena kelangkannya, maka kekayaan yang wajib dizakati sering disebut empat jenis saja.

Sumber: Dr. Madani

Hukum Islam: Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf

#berkahzakat #laznas

Pembangunan Sumur dan Fasilitas MCK di Desa Sukasirna

By ahlulquran on February 2, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Alhamdulillah Laznas AQL telah membangun sumur dan fasilitas MCK di Desa Sukasirna, Jonggol, Jawa Barat. Pekerjaan pembangunan dilakukan selama kurang lebih 2 pekan dan  telah diresmikan pada 30 Januari 2021.

Fasilitas ini insya Allah akan dimanfaatkan oleh warga sekitar pada umumnya dan khususnya untuk  mahasantri penghafal quran.

Pembangunan ini berupa sumur pompa yang menjadi sumber mata air dan fasilitas mck yang mencakup 3 kamar mandi dan tempat untuk cuci dan berwudhu,

Proyek ini merupakan salah satu proyek program mata air kehidupan yang dilakukan oleh Laznas AQL dalam mengatasi kekeringan yang melanda dan kurang terpenuhinya fasilitas dan sarana air bersih

Tasmi 15 Juz oleh Anak Asuh Penghafal Quran Laznas AQL

By ahlulquran on February 2, 2021 in Berita

AQC News — Memperdengarkan hafalan adalah di antara bagian terpenting bagi penghafal Al-Qur’an. Sebab hafalan yang tidak diperdengarkan bisa mengalami banyak kesalahan yang tidak disadari. Inilah di antara ciri khas pondok tahfizh, memiliki halaqah yang di dalamnya terdiri dari muhaffizh (yang menyimak hafalan).

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dari hafalan yang telah disetorkan, bagian tahfizh Ar-Rahman Quranic College (AQC) mengagendakan program simaan Al-Qur’an yang terdiri dari 5 juz, 10 juz, 15, juz, 20 juz dan 30 juz secara berkala. Simaan 5-10 juz diadakan di studio AQC, adapun simaan 15-30 diadakan di masjid yang disaksikan oleh seluruh santri.

Tasmi’ hafalan 15 juz sekali duduk hari ini, Kamis, (21/01/2021) disampaikan oleh ananda Muhammad Nasrullah, santri semester IV program kaderisasi imam dan muhaffizh asal Jakarta.

Ustadz Nasrullah Darwis, Lc selaku kepala bagian tahfizh menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kita berharap dengan simaan seperti ini dapat menghadirkan keberkahan dan mengangkat derajat bangsa, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam sabdanya.

Selain itu ustadz Abdul Hafidz, Lc. M.Pd.I selaku wakil direktur mengharapkan agenda semacam ini dapat menambah semangat dan menginspirasi yang lain. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan agar kita tidak hanya fokus dalam menghafal Al-Qur’an dan melupakan yang lebih penting darinya, yaitu mengimaninya, mengamalkannya dan mendakwahkannya, tentunya setelah melalui proses pemahaman terhadap makna yang tersirat di dalamnya  MYAF

Alhamdulillah salah satu santri AQC dan juga slah satu anak asuh di program orang tua asuh LAZNAS AQL hari ini mentasmi’kan hafalannya 15 juz,


Semoga setiap huruf yg di hafal dan di baca pahalanya mengalir buat para orang tua asuh beserta keluarga besar, dan jg buat LAZNAS AQL dan team
Allahumma amiin

Arrahman Quranic College merupakan salah satu pesantren binaan Laznas AQL dalam program Orangtua Penghafal Quran

Berikut link video proses tasmi 15 juz sekali duduk

https://youtu.be/9CLRgfn7JBU

Khitanan Massal Anak Muslim Pedalaman di Nusa Tenggara Timur

By ahlulquran on February 2, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Di sebagian wilayah Indonesia, khususnya di daerah timur masih banyak masyarakat muslim di pedalaman yang belum teredukasi mengenai khitan yang sesuai dengan sunnah, Salah satu nya di daerah  minoritas muslim di Nusa Tenggara Timur,

Alhamdulillah Laznas AQL membantu anak-anak muslim pedalaman dalam menjalankan salah satu sunnah yaitu Khitan.

Khitanan massal ini dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2020, diikuti oleh 10 anak muslim pedalaman.

Respon masyarakat sangat baik, mereka antusias selama acara berjalan karena ini merupakan salah satu bagian dari syiar islam.

“Kami berterima kasih kepada Laznas AQL atas kepedulian kepada kami masyarakat muslim di daerah minoritas, khususnya kepada anak-anak, sehingga bisa melakukan khitan sesuai dengan syariat, semoga program ini bisa  berlanjut    ke depannya.” ungkap Ibrahim selaku ketua panitia acara

Acara ini merupakan salah satu bagian dari program kesehatan Laznas AQL, tujuannya untuk memberikan fasilitas bagi anak-anak muslim dhuafa atau pedalaman yang tidak mampu melaksanakan khitan karena kekurangan biaya.

Laznas AQL Menyeleggarakan Kajian
Spesial Zakat dengan tema
“Ekonomi Resesi, Zakat Solusi”

By ahlulquran on February 2, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Laznas AQL bekerja sama dengan AQL Network dan AQL Organizer mengadakan Kajian Spesial Zakat, dengan Tema “ Ekonomi Resesi, Zakat Solusi” pada 23 Januai 2021 secara online.

Acara ini diisi oleh beberapa pembicara seperti, Ust Irfan Sauqi Beik, Pengamat Ekonomi Syariah dari IPB dan Adrian Mauala sebagai Muslimentrepeuner.

Kajian spesial ini berjalan selama 3 jam secara live melalui channel youtube AQL Islamic Center dan Laznas AQL. Selain materi yang dibawakan oleh narasumber, terdapat live interaktif berupa tanya jawab langsung dari pada penonton.

Narasumber menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini tengah mengalami resesi, serta bagaimana peran zakat bisa menjadi salah satu solusi dalam mengatasi resesi.

Kajian ini merupakan kajian kedua yang telah dilaksanakan oleh Laznas AQL dengan tema besar “Harta, Zakat, Umat” dan akan hadir disetiap bulannya, dengan tema yang menarik dengan menghadirkan narasumber – narasumber sesuai dengan bidangnya.

Dengan adanya kajian ini, Laznas AQL berharap bisa mengedukasi masyarakat mengenai zakat, sehingga literasi masyarakat tentang zakat bisa meningkat.

Podcast Zakat “Media Edukasi Zakat Terbaru dari Laznas AQL”

By ahlulquran on February 2, 2021 in Berita

Laznas AQL News – Perkembangan Podcast di Indonesia berpotensi berkembang pesat seiring dengan mobilitas  masyarakat yang semakin tinggi. Melihat potensi besar dalam Podcast ini, maka Laznas AQL ingin menambah khasanah kategori Podcast dengan tema  zakat.

Podcast zakat ini sebuah media  berbasis ilmu, informasi dan edukasi seputar zakat. Di dalamnya nanti  akan menghadirkan narasumber – narasumber dari berbagai kalangan ahli dan pakar dibidangnya  masing-masing.

Selain itu, ada berita-berita terupdate seputar perkembangan zakat, mulai dari informasi produk, undang-undang, dll. Podcast zakat ini dapat diakses melalui video dan audio dan berbagai platform/kanal media sosial, seperti Youtube dan Spotify.

Ustad Bachtiar Nasir pada acara launching Podcast Zakat

Alhamdulillah program ini mendapat respon yang baik dari KH. Bachtiar Nasir, “Saya mengajak kita semua untuk mendengarkan dan mendoakan program podcast ini menjadi program yang diberkahi oleh Allah SWT” ungkap nya selaku pimpinan AQL Islamic Center.

Melalui Podcast zakat,  Laznas AQL berharap ke depannya bisa menjadi  fasilitator ruang publikasi yang mampu mencakup berbagai hal yang  bermanfaat  mengenai segala sesuatu tentang zakat dan keilmuannya.