Adab Menerima Dan Membayar Zakat. Harta Yang Diperselisihkan Serta Barang Yang Terbebas Dari Zakat

- Hendaklah ia mengetahui, bahwa Allah telah mewajibkan orang kaya memberi zakat ini kepadanya, untuk mengatasi kesulitannya dan untuk menjadi penolong agar ia taat dalam beribadah. Jika ia mempergunakan zakat yang diterimanya itu dijalan maksiat, berarti ia telah mengufuri nikmat Allah dan ia berhak mendapat murka dari Allah
- Hendaklah ia mengucapkan terima kasih dan berdoa untuk orang yang memberinya. Misalnya :
– Semoga Allah menyucikan hari anda, sebagaimana Allah telah menyucikan hati orang yang abrar (orang yang
tetap beribadah kepada Allah)
– Semoga Allah menyucikan amalan anda, sebagaimana Allah telah menyucikan orang-orang akhyar (pilihan)
– Semoga Allah menurunkan rahmat atas diri anda, sebagaimana Allah telah menurunkannya kepada para syuhada
(orang yang disaksikan kematiannya oleh para malaikat. - Hendaklah ia memperhatikan benar-benar kadar pengambilannya. Jangan ia mengambil dari kadar keperluannya. Janganlah ia lupa bahwa saudara-saudaranya juga memerlukannya.
Demikianlah penjelasan mengenai kategori zakat serta adab menerima zakat. Sahabat Surga, bila ingin menyalurkan zakatnya baik berupa zakat mal ataupun zakat fitrah bisa melalui Laznas Aql dalam program berkah zakat Laznas Aql.
Adab Membayar Zakat

Ada beberapa adab seorang muzakki dalam membayar zakat, yaitu :
- Hendaklah ia meluruskan niatnya, yakni semata-mata karena Allah Swt (Ikhlas).
- Hendaklah ia menyegerakan dalam membayar zakat. Janganlah menunda-nunda apabila telah sampai masa berzakat atau berfitrah.
- Hendaklah ia memberikan zakat dan fitrahnya kepada yang berhak atau kepada lembaga Amil zakat yang amanah
Golongan fakir miskin yang paling utama menerima zakat atau fitrah kita adalah :
a. Fakir miskin dilingkungan tempat tinggal kita
b. Fakir miskin dilingkungan kerabat kita, yang tidak menjadi kewajiban kita untuk menafkahinya. Nabi Saw bersabda,
“Sedekah kepada orang miskin itu salah satu sedekah dzawil arham itu dua sedekah, yaitu sedekah dan menyambung
silaturahmi” (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
c. Hendaklah ia memahami maksud Allah Swt. Mewajibkan zakat dan fitrah, yaitu memahami tujuan dan hikmah zakat.
d. Hendaklah ia mengeluarkan zakat fitrah tidak Riya’ dan Sum’ah, jauh dari ingin dipuji atas pemberiannya, karena
amalan rusak bila disertai Riya’
Mudah menunaikan zakat bersama program berkah zakat Laznas Aql. Klik banner untuk membayar zakat dengan cepat dan mudah.
Jenis Harta Yang Diperselisihkan Wajib Atau Tidak Wajib Untuk Dizakati
Harta benda yang diperselisihkan wajib atau tidaknya untuk dizakati, yaitu sebagai berikut:
- Emas dan perak yang menjadi pakaian
- Ma’din, logam 0 yang selain dari emas dan perak
- Benda-benda yang dikeluarkan dari dalam laut
- Barang perniagaan
- Binatang-binatang yang diberi makan dan dipekerjakan
- Kuda
- Madu
- Buah-buahan selain gandum dan kurma
- Zabib atau anggur kering
Barang Yang Terbebas Dari Zakat
Ada beberapa barang yang terbebas dari zakat, yaitu :
- Rumah kediaman
- Pakaian yang digunakan
- Perkakas rumah
- Binatang tunggangan
- Senjata yang digunakan
- Makanan
- Barang perhiasan emas dan perak (yang dipakai)
- Uang yang terbuat dari emas dan perak, yang digunakan untuk berlanja sendiri
- Buku-buku
- Alat-alat mesin yang digunakan untuk proses produksi selanjutnya
- Binatang-binatang yang digunakan untuk mengolah pertanian
- Kendaraan yang dipakai sendiri
- Factor-faktor produksi dalam bisnis dan kegiatan bermanfaat
- Binatang yang diambil susunya (susu yang terkena zakat)
- Dekorasi
- Barang-barang yang disewa
- Harta wakaf