Hubungan Shalat dan Puasa dengan Zakat

Shalat, puasa dan zakat merupakan rukun islam yang wajib dilakukan umat muslim. Apabila salah satunya ditinggalkan bagaikan bangunan yang memiliki sebelah tiang, akan miring bangunan tersebut bahkan roboh. Untuk itu shalat puasa dan zakat memiliki hubungan yang saling keterkaitan. Bagaimana hubungannya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Dalam hukum Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan (fardhu a’in) bagi orang-orang yang telah memenuhi syarat. Pentingnya kewajiban zakat ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan shalat. Shalat membentuk jiwa bersih, sedangkan zakat merupakan amalan yang berdimensi sosial kemasyarakatan yang didasari oleh jiwa yang bersih.  Oleh karena itu, perintah Allah terhadap zakat ini disertakan sama-sama perintah shalat,

[QS An-Nisa (4): 77]

اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ قِيْلَ لَهُمْ كُفُّوْٓا اَيْدِيَكُمْ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۚ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ اِذَا فَرِيْقٌ مِّنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللّٰهِ اَوْ اَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوْا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَۚ لَوْلَآ اَخَّرْتَنَآ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيْلٌۚ وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقٰىۗ وَلَا تُظْلَمُوْنَ فَتِيْلًا

77. Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, ”Tahanlah tanganmu (dari berperang), laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat!” Ketika mereka diwajibkan berperang, tiba-tiba sebagian mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut (dari itu). Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tunda (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?” Katakanlah, “Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa (mendapat pahala turut berperang) dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun.”

Hubungan lainnya antara zakat dan shalat, yaitu Al-Qur’an menjadikan zakat dan shalat sebagai lambang dari keseluruhan ajaran islam.

QS At-Taubah (9): 11

فَاِنْ تَابُوْا وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ فَاِخْوَانُكُمْ فِى الدِّيْنِ ۗوَنُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ

11. Dan jika mereka bertobat, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, maka (berarti mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.

Hubungan antara zakat dan shalat, dimana Allah memerintahkan shalat, maka perintah tersebut disertai dengan perintah menunaikan zakat. Seperti beberapa ayat Al-Qur’an berikut yang isinya bisa kalian cek di Alquran masing-masing. Loh kok disuruh ngecek sendiri sih? Iya dong, daripada Alqurannya cuma jadi pajangan aja kan? Hehe. Nah ayatnya antara lain ada di list berikut ini;

  1. QS Al-Anbiya (21): 73
  2. QS Maryam (19): 55
  3. QS Al-Baqarah (2): 83
  4. QS Al-Maidah (5): 12
  5. QS Maryam (19): 31
  6. QS Al-Bayyinah (98): 5

Jadi sampai sini sudah bisa kita pahami bersama berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa zakat dan shalat merupakan dua pokok ibadah yang memiliki hubungan erat dengan zakat.

Sedangkan hubungan puasa dan zakat, yaitu seseorang yang berpuasa belum akan diterima pahalanya sampai ia membayar zakat fitrahnya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Saw, “Barangsiapa yang berpuasa dan tidak menunaikan zakat fitrahnya, maka puasanya bergelantungan antara langit dan bumi.”

Syarat Wajib Zakat

Menurutmu apa sih syarat wajib zakat itu? Kalau penulis gak salah nih ya, bab zakat ini sudah dibahas di bab II waktu kita duduk di bangku sekolah menengah atas atau madrasah aliyah. Nah apakah kalian masih ingat apa saja syarat-syaratnya bagi orang yang wajib berzakat. Langsung saja mari kita simak ulasan berikut ini;

  1. Muslim

Orang muslim walaupun mempunyai harta, ia tidak wajib berzakat. Loh kenapa? Berdasarkan sabda Nabi Saw. Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, “inilah sedekah yang diwajibkan Rasulullah Saw. Atas orang-orang muslim”. (HR Bukhari)

Jadi kalau ada orang kaya harta tapi tidak bayar zakat sudah bisa dipastikan dia bukanlah seorang muslim. Karena zakat sendiri sudah masuk ke dalam rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim.

2. Merdeka

Mereka yang membayar zakat wajib orang yang merdeka, tidak dalam tekanan bukan seorang budak atau pesuruh. Seorang budak tidak wajib membayar zakat.

3. wajib Kepemilikan harta secara sempurna

Sesuatu yang belum sempurna dimiliki tidak wajib dikeluarkan zakatnya

4. Mencapai Nisab dan Mencapai Haul

Rasulullah Saw. Bersabda, “Tidak ada (tidak) zakat pada harta seseorang sebelum sampai satu tahun dimiliknya” (HR Darul Quthni)

5. Harta itu berada dalam penjagaannya (penguasaannya)

Tujuan Zakat dan Hikmah Zakat

Sahabat Surga, menurut kalian Islam memberikan perintah zakat itu ada tujuan tertentu gak sih? Atau hanya sekedar perintah tanpa makna tersirat? Enggak mungkin Islam memberikan perintah begitu aja tanpa maksud yang baik. Zakat itu ada tujuannya, nih mari kita simak penjelasannya.

Sembilan tujuan diwajibkannya zakat dan hikmahnya :

  1. Zakat merupakan pranata keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
  2. Sebagai penanggulangan kemiskinan.
  3. Mengangkat derajat fakir miskin dan membantunya keluar dari kesulitan hidup dan penderitaan.
  4. Membantu pemecahan permasalahan yang dihadapi oleh para gharimin, ibnu sabil, dan mustahiq lainnya.
  5. Menghilangkan sifat kikir.
  6. Membersihkan diri dari sifat dengki dan iri.
  7. Membentangkan dan membina tali persaudaraan sesama umat islam dan manusia pada umumnya.
  8. Mengembangkan rasa tanggung jawab sosial pada diri seseorang, terutama pada mereka yang mempunyai harta kekayaan.
  9. Menjembatani jurang pemisah antara orang kaya dan orang miskin dalam suatu masyarakat.

Nah itu dia tadi sekilas info tentang tujuan dan hikmahnya berzakat semoga bisa memberikan jawaban atas ketidaktahuan Sahabat Surga yah.

Kedudukan Zakat Dalam Islam

Sahabat Surga, kali ini sebuah informasi tentang kedudukan zakat dalam Islam.

Pertama, Allah menjadikan zakat sebagai jaminan hak fakir miskin pada harta umat, menjadi pilar atau rukun ketiga dalam Islam, syiar terbesar, dan ibadah tertinggi. Karena fakir dan miskin itu punya hak atas harta umat yang memiliki kelebih rejeki. Ada di dalam rukun Islam yang ketiga yang sifatnya wajib banget dilaksanakan, kalau ditinggalkan maka akan dipertanyakan keIslamannya.

Lanjut yang kedua, Allah menjadikan zakat-berikut taubat dari syirik dan mendirikan shalat sebagai pertanda masuk Islam, mencapai persaudaraan sesama muslim, dan bergabung dalam masyarakat muslim. Allah Swt. Berfirman dalam QS At-Taubah (9): 11:

Kemudian ketiga, Allah Swt, dalam Al-Qur’an selalu menggandengkan perintah shalat dan zakat. Ini menunjukkan betapa kuatnya kaitan antara keduanya. Demikian pula islam seseorang belum sempurna, kecuali setelah menunaikan keduanya, shalat dan zakat.

Keempat. Menunaikan zakat bukti keimanan. Nabi Saw. Bersabda, “Zakat itu bukti (pengakuan iman)” (HR An Nasa’I dan Ibnu Majah).

Kelima. Zakat menjadi pembeda antara Islam dan kekafiran, antara iman dan kemunafikan, juga antara takwa dan durhaka. Allah berfirman dalam QS Al-Mukminun (23): 1-4:

Keenam. Tanpa zakat seseorang tidak termasuk kelompok dermawan yang mendapat petunjuk dari Allah dan kabar gembira, sebagaimana yang difirmankan Allah kepada mereka [QS An-Naml (27): 2-3]:

Ketujuh. Tanpa zakat seseorang tidak termasuk kelompok berbuat kebajikan yang sesungguhnya serta takwa. Firman Allah dalam QS Al-Baqarah (2): 177:

Kedelapan. Seseorang yang tidak berzakat tidak berbeda dengan kelompok musyrikin yang diceritakan Allah dalam QS.Fushhilat (41): 6-7:

Kesembilan. Tanpa zakat sama saja dengan kelompok munafiqin, yang diceritakan Allah dalam QS At-Taubah (9): 67, QS At-Taubah (9): 54:

Kesepuluh. Jika tidak mengeluarkan zakat maka tidak berhak atas rahmat Allah yang hanya ditetapkan bagi orang-orang mukmin yang bertakwa dan membayar zakat. Firman Allah dalam QS AL-A’raaf (7): 156:

Kesebelas. Jika tidak membayar zakat maka tidak berhak atas pertolongan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin. Allah berfirman dalam QS Al-Maaidah (5): 55:

Keduabelas. Jika tidak membayar zakat maka tidak berhak atas pertolongan Allah Swt. Yang Dia janjikan kepada yang menolong Agama-Nya. Allah berfirman dalam QS Al-Hajj (22): 41:

Ketigabelas. Islam mengancam dengan siksaan yang amat pedih di dunia dan akhirat kepada orang yang enggan membayar zakat. Firman Allah QS At-Taubah (9): 34-35:

Nabi Saw. Bersabda, “Tidaklah suatu kaum enggan membayar zakat, selain Allah menurunkan bencana kelaparan kepada mereka” (HR At-Thabrani dalam Al-Ausat, para perawi hadits ini tsiqah [dipercaya]).

Nah itu dia tadi di atas penjelasan mengenai hubungan antara shalat, puasa dengan zakat. Syarat, tujuan, serta kedudukan zakat dalam Islam. Bagi Sahabat Surga yang ingin menyalurkan zakatnya bisa melalui Lembaga kami Laznas AQL bersama program berkah zakat.