
Jakarta – Pondok pesantren penghafal qur’an AQLIS 2 Purwakarta baru saja melepaskan santri penghafal qur’an yakni ananda M Ihsan dan M Naufal Aziz yang kini telah berangkat ke Turki. Kepergian mereka ke sana yakni akan melanjutkan pendidikannya di jenjang SMA Turki.
Mereka diantar untuk keberangkatannya oleh para guru qur’an AQLIS 2 Purwakarta serta orangtua dan kerabat mereka hingga Bandara Soekarno Hatta. Kepergian pun dipenuhi dengan isak tangis dan haru dari keluarga dan sahabat-sahabat mereka. Kehadiran tim laznas sbagai bentuk dukungan kepada setiap anak asuh dalam momen tersebut. Tak ingin menyia-nyiakan moment tersebut, laznas AQL mengabadikan potret anak-anak asuh yang akan melanjutkan impian mulianya di negeri dua benua tersebut. Impian mulia mereka dapat terus berlanjut melalui program orangtua asuh penghafal quran. program ini merupakan pemberian beasiswa bagi anak-anak asuh dari kalangan penghafal qur’an, yatim dan dhuafa.
Melalui program ini, tentu saja harapan ke depannya dapat lebih banyak lagi santri dan santriwati yang dapat menyelesaikan hafalannya hingga 30 Juz agar semakin banyak generasi penghafal qur’an yang gemilang bisa melanjutkan pendidikan mereka hingga dapat mengejar cita-cita seperti yang mereka impikan di masa depan.
“Terimakasih kepada AQL Laznas dengan program Orangtua Asuh penghafal qur’an, sehingga ananda berangkat hari ini ke Turki. Mudah-mudahan kebaikan bunda-bunda, kebaikan para donatur Allah membalasnya dengan berlipat ganda. Mudah-mudahan ananda dan santri lainnya Allah berkahi. Sukses buat AQL Laznas.” Tutur ibunda Heti, orangtua dari Muhammad Naufal Aziz Razak.
Dengan menjadi orangtua asuh penghafal qur’an mereka dapat terbantu dan mendapatkan dukungan pendidikan hingga selesai. Program yang mengusung tema “Satu Keluarga Satu Penghafal Qur’an” ini juga berharap setiap keluarga mempunyai peluang yang sama dalam menciptakan 1 penghafal qur’an untuk 1 keluarga.